Berita Nasional
Detik-detik Pelaku Pembunuhan Pasutri di BSD Serpong Ambil Kapak dan Bacok Korbannya hingga Tewas
Terungkap sudah sosok pelaku pembunuhan KEN (84) dan NS (43), pasangan suami istri di BSD, Tangerang Selatan dengan cara dibacok.
Begitu NS keluar, Wahyuapriansyah langsung membunuh NS terlebih dahulu dengan cara membekap dan membacok di bagian dagu sampai leher serta lengan kiri korbannya.
“Mendengar keributan, KEN terbangun, langsung dilayangkan ke leher dan dagu korban dengan sabetan kapak,” kata Iman.
Pelaku pun kembali membunuh KEN dengan membacok leher dan dagu sebanyak enam kali.
KEN pun langsung tewas di lokasi.
Sementara itu, NS sempat dirawat tetapi meninggal di rumah sakit.

Wahyuapriansyah kemudian kabur dan kembali ke rumahnya di Legok setelah membunuh pasutri, KEN dan NS.
Kemudian, polisi pun menangkap Wahyuapriansyah di rumah saudaranya di kawasan Tambun Utara, Bekasi, Jawa Barat pada Sabtu (13/3/2021).
Polisi telah menyita barang bukti berupa kapak, sweater, handphone, handphone, tas, pakaian korban, dan sepeda motor motor dengan pelat nomot B 6887 WUQ.
Atas perbuatannya tersebut, pelaku dijerat pasal 340 KUHP dengan ancaman pidana seumur hidup atau paling lama 20 tahun dan atau pasal 365 dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun penjara.
Sebelumnya, pasangan suami istri berinisial KEN dan NM ditemukan tewas di dalam rumah di Perumahan Giri Loka 2 BSD, Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu (13/3/2021) pagi.
Petugas sekuriti Perumahan Giri Loka 2 BSD, Lukman Hakim, mengatakan, K dan NM awalnya ditemukan oleh asisten rumah tangga di rumah korban.
Asisten rumah tangga itu kemudian melapor ke petugas sekuriti perumahan sekitar pukul 00.00 WIB.
Saat itu, petugas memeriksa laporan dari asisten rumah tangga korban.
Baca juga: Razia PETI di Bungo, Petugas Amankan 1 Excavator Rusak dan 7 Mesin Robin
Baca juga: Satu Daerah di Provinsi Jambi Ini Tidak Usulkan Formasi CPNS 2021
Baca juga: VIDEO Sophia Latjuba Trending Twitter Seusai Posting Foto Bikin Netizen Minder
"Saat korban ditemukan dalam keadaan geletak di dalam rumah. Informasi sementara itu barang-barang tidak ada yang hilang," ujar Lukman.
Adapun KEN diketahui merupakan warga negara asing (WNA) asal Jerman.
Berdasarkan catatan yang didapat polisi, KEN diketahui menikah dengan istrinya, NS, pada tahun 1996.
Polisi juga sudah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Jerman di Indonesia.
Hasil dari olah TKP di lokasi pembunuhan, polisi telah mendapatkan dua barang bukti, yakni kapak dan korek api yang berbentuk pistol di lokasi.
IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:
SUMBER: KOMPAS