AHY Panik Datangi KPU dan Kemenkumham Usai KLB Demokrat, Pengamat: Katanya Abal-abal

Perpecahan di tubuh Partai Demokrat semakin meruncing setelah Moeldoko terpilih sebagai Ketua Umum Demokrat versi KLB Deli Serdang.

Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Ketum Partai Demokrat AHY, Minggu (7/3/2021) 

AHY Panik Datangi KPU dan Kemenkumham Usai KLB Demokrat, Pengamat: Katanya Abal-abal

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Perpecahan di tubuh Partai Demokrat semakin meruncing setelah Moeldoko terpilih sebagai Ketua Umum Demokrat versi KLB Deli Serdang.

Tak lama Moeldoko terpilih, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bergegas mendatangi kantor KPU dan Kemenkumham pada Senin (8/3/2021) lalu.

AHY bersama 34 Ketua DPD serta perwakilan DPC Partai Demokrat ingin menegaskan jika Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang tidak sah.

Terlebih, dalam KLB itu menetapkan Kepala Staf Presiden (Moeldoko) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Baca juga: Intel Polisi Datangi Kader Demokrat Kubu AHY, Rachland Nashidik: Tak Usah Beri yang Diminta!

Baca juga: Annisa Pohan Cemas AHY Harus Lawan Marzuki Alie demi Partai Demokrat, Then You Win

Baca juga: Gadis Bandung Tak Kuasa Menolak Saat Diantar Ibunya ke Pria Hidung Belang, Dijual Lewat MiChat

Menanggapi hal itu, Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute (IPI) Karyono Wibowo menilai, apa yang dilakukan AHY itu merupakan bentuk kepanikan.

Karyono juga nenyebut, kepanikan kubu AHY semakin nampak ketika mendatangi KPU. Upaya kubu AHY mendatangi Kemenkumham dan KPU secara tersirat bisa dinilai sebagai bentuk kepanikan.

"Meski langkah kubu AHY mendatangi KPU sah-sah saja, tetapi langkah tersebut justru menunjukkan AHY terlalu panik," kata Karyono kepada Tribunnews, Rabu (10/3/2021).

Agus Harimurti Yudhoyono saat memberi tanggapan atas KLB Partai Demokrat di Sumatera Utara
Agus Harimurti Yudhoyono saat memberi tanggapan atas KLB Partai Demokrat di Sumatera Utara (CAPTURE YOUTUBE KOMPAS TV)

Padahal, kata Kartono, kubu AHY menilai KLB Deli Serdang abal-abal, melanggar AD/ART, tidak sah dan tidak memiliki legitimasi.

Selain itu, kubu AHY selalu mengatakan bahwa dukungannya masih sangat solid.

"Maka semestinya, kubu AHY tidak reaksioner dan tetap tenang menghadapi gejolak yang terjadi sambil ngopi-ngopi," jelas Karyono.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Datangi KPU dan Kemenkumham, Kubu AHY Dinilai Terlalu Panik.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved