Breaking News:

Berita Sarolangun

Mahasiswa Sarolangun Kecewa Kemensos Tri Rismaharini Tak Jadi Meninjau SAD di Air Hitam

Menteri sosial RI dikabarkan beberapa waktu lalu, hendak mengunjungi Suku Anak Dalam yang berada di Provinsi Jambi.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Nani Rachmaini
Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Ilustrasi. Kawasan Terpadu Suku Anak Dalam (SAD) di Kecamatan Air Hitam yang dimotori oleh TNI akan diserahkan ke Pemkab Sarolangun. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Menteri sosial RI dikabarkan beberapa waktu lalu, hendak mengunjungi Suku Anak Dalam yang berada di provinsi Jambi.

Kedatangan Tri Rismaharini, dibenarkan oleh kadis sosial kabupaten Sarolangun Juddin.

Namun, sesuai surat edaran. Menteri sosial Tri Rismaharini hanya berkunjung ke kabupaten Batanghari.

Juddin mengatakan kepada Tribunjambi.com, kedatangan Mentri sosial sebelumnya dikabarkan hendak berkunjung ke Suku Anak Dalam di kabupaten Sarolangun. 

Lanjutnya, dari keputusan rapat yang juga dihadiri oleh kadis sosial Sarolangun bersama pemerintah provinsi Jambi. Menteri sosial Tri Rismaharini belum sempat untuk berkunjung ke Sarolangun.

"Menteri sosial belum sempat berkunjung ke Sarolangun, sebab terkendala waktu dan zona yang jauh, yakni kecamatan Bathin VIII dan Air Hitam," kata Juddin saat dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (9/3/2021).

Perihal tidak jadinya menteri sosial berkunjung ke Sarolangun, dua organisasi mahasiswa Sarolangun angkat bicara dan mengecewakan hal itu.

Muhammad Amerza, ketua organisasi mahasiswa GMS mengatakan, dirinya mengecewakan sikap menteri sosial Tri Rismaharini tidak melakukan kunjungan ke Sarolangun.

"Sebelumnya kami mendengar isu bahwa Menteri Risma ingin berkunjung ke Suku Anak Dalam di Sarolangun. Namun Informasi terakhir buk Risma tidak jadi berkunjung ke sarolangun, ini membuat para mahasiswa sangat kecewa dengan batalnya tinjauan ibu Risma ke Suku Anak Dalam di Sarolangun," kata Amerza Selasa (9/3/2021).

Menurutnya, perilahal jarak menuju Taman Nasional Bukit Duabelas yang menjadi pemukiman warga SAD di kabupaten Sarolangun seharusnya bukanlah alasan. Jika ingin memperhatikan kondisi Suku Anak Dalam.

Rio Rafika Wata
Mahasiswa STAI Ma'arif Sarolangun menyatakan hal senada, atas kecewaan dirinya yang juga mewakili mahasiswa Sarolangun.

"Saya sebagai Mahasiswa sarolangun. Yang aktif sering pulang pergi ke Taman Nasional Bukit Duabelas yang berada di kabupaten Sarolangun kecamatan Air Hitam, kami tentu sangat kecewa terhadap Kemensos. Padahal  komunitas Suku Anak Dalam paling banyak berada di kecamatan Air Hitam Sarolangun,
Seharusnya mereka mendatangi kita (SAD) di Taman Nasional Bukit Duabelas,  Ini malah hanya satu tempat."

"Kita sama sama mengetahui bahwasanya Taman Nasional Bukit Duabelas dengan Suku Anak Dalam, ini Malah di lupakan. Sedangkan dulu bapak presiden pernah mampir ke bukit 12. Ini kenapa Kemensos tidak mau mampir ke bukit 12. Kenapa. Ada apa," kata Rio kepada Tribun Jambi, Selasa (9/3/2021).

(TribunJambi.com /Rifani Halim)

Baca juga: Rengekan Ibu-ibu di Kejati Jambi Minta Suaminya Dibebaskan Sebut Anaknya 13 Ekonomi Morat-marit

Baca juga: Satresnarkoba Polres Kerinci Amankan Tiga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika 

Baca juga: Ribuan Pegawai Tidak Tetap di Batanghari akan Dirasionalkan Begini Penjelasan Bupati Batanghari

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved