Breaking News:

Berita Batanghari

14 Titik Api di Batanghari Berhasil Dipadamkan, Pembakar Lahan Didenda Rp 5 Miliar

Data BPBD Batanghari, jumlah titik api dari Februari hingga Minggu (7/3/2021) ditemukan 14 titik api dan berhasil dipadamkan

Tribunjambi/musawira
Petugas memadamkan api yang membakar lahan du Batanghari. 14 Titik Api di Batanghari Berhasil Dipadamkan, Pembakar Lahan Didenda Rp 5 Miliar 

14 Titik Api di Batanghari Berhasil Dipadamkan, Pembakar Lahan Didenda Rp 5 Miliar

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Musawira

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batanghari, jumlah titik api dari Februari hingga Minggu (7/3/2021) ditemukan 14 titik api dan berhasil dipadamkan.

Hal itu diungkapkan Sekretaris BPBD Batanghari, Samral Lubis.

Menurutnya, pada Januari berdasarkan hasil monitoring tidak ada peristiwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Pada Februari, BPBD mencatat 10 titik api, jika diakumulasikan luas lahan yang terbakar seluas 7.6 hektare.

Baca juga: Pose Bareng Fero Walandouw, Wajah Bantal Natasha Wilona Saat Menikmati Malam Mingguan Disorot!

Baca juga: 2 Buruh Berduel Saling Bacok, Tak Terima Disindir Kerja Belum Beres Sudah Dapat Upah, Satu Tewas

Baca juga: Gatot Nurmantyo Ingat Jasa SBY dan Sindir Moeldoko, Tak Mau Ikut Kudeta AHY Sebagai Ketua Umum PD

"Untuk Maret ini dari awal Maret hingga 7 Maret 2021 tercatat 4 titik api, dengan luas 1.6 hektare lahan terbakar,” ujar Samral Lubis, Minggu (7/3/2021).

Samral menjelaskan, 14 titik api tersebut tersebar di wilayah Kecamatan Muara Bulian ada 7 titik api, Mersam ada 1 titik api, Bajubang 1 titik api, Maro Sebo Ulu 3 titik api dan Kecamatan Pemayung 2 titik api.

Lanjutnya, 14 titik api wilayah Batanghari sudah ditanggani dengan cepat oleh seluruh pihak, baik pemerintah daerah, Kepolisian, TNI, Manggala Agni Daops Sumatra X Muara Bulian dan masyarakat peduli api serta masyarakat itu sendiri.

Petugas memadamkan api yang membakar lahan di Natanghari. 14 Titik Api di Batanghari Berhasil Dipadamkan, Pembakar Lahan Didenda Rp 5 Miliar
Petugas memadamkan api yang membakar lahan di Natanghari. 14 Titik Api di Batanghari Berhasil Dipadamkan, Pembakar Lahan Didenda Rp 5 Miliar (Tribunjambi/musawira)

“Antisipasi karhutla yang perlu dilakukan adalah sosialisasi secara menyeluruh di tengah masyarakat,” kata Samral Lubis.

Sejauh ini, pihak kepolisian sudah secara masif turun ke masyarakat memberikan imbauan jangan membuka lahan dengan cara dibakar karena ada sanksi dan denda pembakaran lahan sebesar Rp 5 Miliar berdasarkan ketentuan dari Undang-undang nomor 41 tahun 1999 kehutanan pasal 78 ayat 3.

Baca juga: Lowongan Kerja Terbaru PT Yamaha Indonesia Motor untuk Lulusan D3 hingga S1, Simak Persyaratan

Baca juga: Ikatan Cinta 7 Maret 2021: Andin Sadarkan Diri di Tempat Asing, Akankah Segera Ditemukan Al?

Dikatakanya, Maret 2021 ini masih akan terus berlanjut, diharapkan masyarakat memahami aturan dari pemerintah jangan membakar hutan dan lahan.

"Status daerah kita memang belum ditetapkan, akan tetapi potensi karhutla bisa saja terjadi akibat kelalaian manusia," pungkasnya.

Penulis: A Musawira
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved