Breaking News:

Berita Sarolangun

15 Desa di Sarolangun Didatangi Manggala Agni, Rawan Karhutla

Mangala Agni Daops Sarolangun sejak awal tahun 2021 bersama stakeholder terkait lakukan penyuluhan sosialisasi ke desa-desa

Istimewa
Ilustrasi. Penanggulangan kebakaran hutan di wilayah taman Nasional Bukit Duabelas sudah sering dilakukan sosialisasi oleh pihak TNBD. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Mangala Agni Daops Sarolangun sejak awal tahun 2021 bersama stakeholder terkait lakukan penyuluhan sosialisasi ke desa-desa yang yang kerap atau rawan terjadinya karhutla.

Hal tersebut dikatakan M Hakim kepala OPS Sarolangun, saat di wawancarai Tribunjambi.com, Jum'at (5/3/2021).

Ia mengatakan, selain melakukan sosialisasi pihaknya bersama TNI polri juga rutin melakukan patroli bersama.

"Sampai saat ini ada 15 desa yang rutin telah dilakukan sosialisasi Karhutlah, bersama TNI polri. Daerah yang rutin Sungai Abang, Lubuk Sepuh. Sebab di daerah tersebut juga banyak yang membuka lahan, dan itu kita pantau," katanya.

Lanjutnya, termasuk juga di kawasan Lindung, Sungai Baung, kelurahan Aur Gading juga berpotensi menjadi karhutla dikarenakan memiliki wilayah gambut.

Dapat diketahui, wilayah kecamatan Sarolangun yang menjadi pusat kabupaten Sarolangun juga memiliki gambut. Hal ini tentu berpotensi terjadinya karhutla.

M Hakim menambahkan, bagi Manggala Agni, wilayah kecamatan Sarolangun tentunya akan menjadi prioritas tentunya akan dijaga.

Selain itu tentunya, wilayah di kabupaten Sarolangun yang memiliki wilayah gambut lainya akan di proriotaskan, seperti di wilayah Lubuk Resam dan kecamatan Air Hitam.

"Bersama satgas nantinya akan kita bagi zona-zona area yang berpotensi. Untuk interen kami sendiri Mangala Agni, akan ada lagi kegiatan patroli terpadu dimana ada juga posko disitu.

Kedepannya untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan, nantinya setelah ditentukan posko oleh satgas karhutla, akan di utus personil yang berjaga di pos yang telah di tentukan nantinya.

"Dalam satu poskonya ada enam orang dua Managala Agni, satu dari TNI, satu dari kepolisian dan dua dari masyarakat setempat baik dari masyarakat peduli api ataupun tokoh masyarakat," ungkapnya.

Baca juga: Promo HokBen Hari Ini 5 Maret 2021, Varian Super Bowl Mulai Dari Harga Rp36 Ribuan

Baca juga: Nikmati Ketenangan Hingga Camping di Objek Wisata Aroma Pecco, Wisata Menarik Kerinci

Baca juga: VIDEO Massa Pro KLB Teriak-teriak Bawa Besi, Bentrok dengan Penolak KLB Pecah, Korban Berjatuhan

Penulis: Rifani Halim
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved