22 Teroris Kelompok Fahim Ditangkap Densus 88 di Jatim, Polisi Temukan Bunker Penyimpanan Senjata

Detasemen Khusus (Densus) 88/Antiteror Polri kembali menangkap terduga teroris di Jawa Timur.

Editor: Teguh Suprayitno
Tribunnews.com
Ketika Densus 88 membekuk para pelaku teroris di Indonesia. Pada Rabu 12/8/2020) juga Densus 88 tangkap 15 pelaku teroris yang terkait dengan ISIS di Jakarta dan Jawa Barat. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Detasemen Khusus (Densus) 88/Antiteror Polri kembali menangkap terduga teroris di Jawa Timur.

Dalam sepekan terakhir, total ada 22 orang terduga teroris kelompok Fahim ditangkap.

”22 Tersangka yang diamankan di Jawa Timur,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (3/3/2021).

Meski demikian, operasi akan terus dikembangkan untuk menuntaskan kelompok yang diidentifikasi kelompok Fahim.

Rusdi menerangkan bahwa hingga saat ini tim Densus 88 masih melakukan pengembangan terhadap kelompok teroris yang berada di wilayah Jawa Timur itu.

Artinya, kepolisian masih memungkinkan untuk menangkap tersangka lain.

Dalam hal ini, teroris wilayah Jatim itu dikenal sebagai kelompok Fahim. Mereka diduga turut terafiliasi dengan Jamaah Islamiyah (JI).

"Masih dikembangkan lagi oleh Densus, supaya betul-betul kelompok Fahim ini bisa diselesaikan di Jatim," ucapnya lagi.

Baca juga: Said Aqil Siradj Diangkat Jadi Komisaris Utama KAI, Staf Khusus Erick Thohir Buru-buru Jelaskan Ini

Baca juga: Ketemu KPK, Yaqut Cholil Qoumas Tegas Jual Beli Jabatan di Kemenag Haram!

Baca juga: Gadis Cantik Asal Bandung Dibunuh Dalam Waktu 30 Menit, Pelaku Terekam CCTV Hotel di Kediri

Hanya saja Rusdi belum dapat merinci lebih lanjut mengenai lokasi-lokasi penangkapan dua tersangka teroris yang baru ditangkap sejak kemarin.

Rusdi mengatakan bahwa nantinya mereka akan menjalani pemeriksaan terlebih dahulu di Jawa Timur.

"Dibawa ke Jakarta nanti kami lihat. Nanti kalau dibawa, masyarakat akan tahu," kata dia.

Diketahui, pekan lalu Densus 88 total menangkap 12 tersangka teroris dan telah diekspose ke publik. Mereka telah membuat bunker dan merancang aksi terorisme.

Ilustrasi Densus 88
Ilustrasi Densus 88 (PERSDA NETWORK/BINA HARNANSA)

Rusdi mengatakan, bunker tersebut dibuat sedemikian rupa sebagai tempat persembunyian dan penyimpanan senjata JI.

“Merancang bunker tempat merakit bom dan senjata. Persiapan tempat penyimpanan senjata dan tempat pelarian setelah melakukan teror,” kata Rusdi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (1/3)

Dari penangkapan itu polisi kemudian melakukan pengembangan. Polisi menduga mereka yang ditangkap itu berkaitan dengan teroris Upik Lawanga alias Taufik Bulaga.

Upik Lawanga merupakan petinggi Jamaah Islamiyah yang merupakan sosok perakit bom ulung. Dia buron dari kejaran polisi selama 14 tahun dan baru ditangkap November tahun lalu.

JI sendiri merupakan jaringan terorisme yang bertanggung jawab atas pelbagai kasus teror di Indonesia. Beberapa di antaranya seperti Bom Bali 1 dan 2, kemudian ledakan di hotel JW Marriot dan Ritz-Carlton di kawasan Mega Kuningan, Jakarta pada 2009.(tribun network/igm/dod)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Densus 88 Tangkap 22 Teroris di Jatim, Jaringan Fahim Diduga Terafiliasi Jamaah Islamiyah.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved