Breaking News:

Berita Tanjabtim

Dinilai Kurang Efektif, Disperindag Tanjabtim Akui Sebaran Pangkalan Gas Kurang Merata

Lanjutnya, penyebaran pangkalan yang belum merata di Kabupaten Tanjabtim tersebut kerap berdampak pada kelangkaan di sejumlah wilayah.

tribunjambi/muzakkir
Jual Gas Sesuai HET, Pangkalan Difa diserbu Warga. 1 jam Langsung Ludes 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Keberadaan pangkalan gas LPG 3 kg di Kabupaten Tanjabtim cukup banyak, Disperindag Tanjabtim setempat akui penyebarannya pangkalan belum merata.

"Belum meratanya pangkalan tersebut lantaran jarak antar pangkalan terlalu dekat sehingga tidak menjangkau wilayah ujung," ujar Kabid Perdagangan Tanjabtim Afrinaldi, Selasa (2/3/2021).

Lanjutnya, penyebaran pangkalan yang belum merata di Kabupaten Tanjabtim tersebut kerap berdampak pada kelangkaan di sejumlah wilayah.

Baca juga: VIDEO Viral Polisi Gadungan Usia 17 Tahun Tilang Anggota TNI, Panik saat Diminta Tunjukkan KTA

Baca juga: Satu Perusahaan Diduga Ilegal Garap Lahan di Tanjabbar, Warga Parit Selamat Merasa Dirugikan

Baca juga: Niat Antar Kado Mobil Mewah untuk Ayahnya, Kakak Adik Ini Tewas dalam Kecelakaan, Mobilnya Ringsek

"Selain itu harga eceran yang seringkali melampaui harga eceran tertinggi atau HET karena sesuai jarak tempuh, menjadi salah satu masalah baru di tengah masyarakat," ujarnya.

"Jumlah pangkalan yang tercatat resmi di kabupaten Tanjung Jabung timur sebanyak 157 unit. ratusan pangkalan tersebut telah tersebar di seluruh kecamatan yang ada di kabupaten Tanjung Jabung timur," katanya.

"Bahkan dalam satu desa ataupun kelurahan, terdapat dua hingga tiga pangkalan yang bertumpuk. Sehingga masyarakat yang tinggal di wilayah ujung kerap tidak kebagian jatah gas," sebutnya

Rencananya lanjut Naldi, pihak Dinas perindustrian dan perdagangan kabupaten Tanjung Jabung timur dalam waktu dekat akan melakukan pendataan guna merelokasi lokasi pangkalan gas yang dinilai bertumpuk dan kurang efektif.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved