Breaking News:

Ketegangan Semakin Tinggi, China Siap Perang Perkuat Latihan Militer 1 Bulan Penuh, AS Prancis Siaga

Ketegangan antara China dan AS kian melonjak, di mana China mengambil sikap meningkatkan latihan militer di Laut China Selatan.

Xinhua
Pasukan militer China (PLA) telah meningkatkan kesiapan tempurnya sejak 2012 sejak Xi Jinping menjabat tahun 2012. 

TRIBUNJAMBI.COM - Militer China atau Tentara Pembebasan Rakyat yang dikenal juga dengan PLA terus mematangkan persiapan untuk perisiapan perang di Laut China Selatan

Sikap China menyusul negara itu bakal berhadapan dengan negara-negara NATO terus berdatangan ke Laut China Selatan sebagai bukti penolakan klaim sepihak negara Tirai Bambu atas 90 persen wilayah sengketa itu

Ketegangan antara China dan AS kian melonjak, di mana China mengambil sikap meningkatkan latihan militer di Laut China Selatan.

Tak main-main, latihan kesiapan tempur itu dilaksanakan selama sebulan penuh di bulan Maret 2021.

Dikutip dari Global Times, Senin (1/3/2021), China telah mengumumkan akan mengadakan latihan militer di Laut China Selatan sepanjang bulan Maret, di saat militer AS telah sering mengirimkan pesawat dan kapal pengintai ke wilayah tersebut.

Baca juga: Targetkan 14.50 Rumah Tahun 2021, KPR Sejahtera Bank Jambi Berikan Kredit Murah, Aman dan Cepat

Baca juga: Bakal Konsultasi Ini ke Nikita Mirzani Setelah Menikah, Atta Halilintar: Sehari Tiga Kali Juga Kuat

Sementara itu, kelompok kapal perang Prancis juga sedang dalam perjalanan.

Laut China Selatan kemungkinan akan tetap menjadi titik nyala antara China dengan pemerintahan baru AS di bawah kepemimpinan Joe Biden.

AS diperkirakan akan terus menekan China dengan langkah militer dan politik, kata para analis pada hari Minggu (28/2/2021).

Latihan militer akan diadakan di zona melingkar dengan radius lima kilometer di Laut China Selatan, sebelah barat Semenanjung Leizhou, dari Senin hingga 31 Maret.

Bukan hanya itu, bunyi pemberitahuan pembatasan navigasi yang dikeluarkan oleh China, Administrasi Keselamatan Maritim di situsnya pada hari Jumat mengatakan bahwa masuknya kapal lain dilarang.

Halaman
123
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved