Breaking News:

Berita Sarolangun

Helmi Minta Pihak Sekolah di Sarolangun Menjaga dan Merawat Bangunan Yang Dibangun Dari DAK

Dinas pendidikan Sarolangun mengimbau agar pihak sekolah menjaga dan merawat bangunan sekolah yang dibangun melalui dana alokasi khusus

Penulis: Rifani Halim | Editor: Rahimin
Tribunjambi/rifani halim
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Sarolangun, Helmi. Helmi Minta Pihak Sekolah di Sarolangun Menjaga dan Merawat Bangunan Yang Dibangun Dari DAK 

Helmi Minta Pihak Sekolah di Sarolangun Menjaga dan Merawat Bangunan Yang Dibangun Dari DAK

Laporan Wartawan TribunJambi, Rifani Halim 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Dinas pendidikan Sarolangun mengimbau agar pihak sekolah menjaga dan merawat bangunan sekolah yang dibangun melalui dana alokasi khusus (DAK). 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sarolangun Helmi menyatakan, dengan adanya perhatian pemerintah pusat ke setiap daerah dalam meningkatkan pembangunan fisik sekolah yang memadai.

Harus dapat bermanfaat bagi kepentingan bersama terutama masyarakat dalam pemenuhan akses pendidikan.

Mobil Bekas di Jakarta Terancam Tak Bisa Dipakai, Ini Aturan Anies Baswedan yang Baru di DKI

Edi Purwanto berharap Bupati yang Baru Dilantik Dapat Melaksanakan Visi Misi dan Janji Politik

Pedagang Ini Tiba-Tiba Merangkul Gibran di Pasar Gede Solo, Ini Harapannya

"Kita harap stakeholder terkait terutama yang berkecimpung di dunia pendidikan, mulai dari satuan guru, kepala sekolah, korwil, masyarakat pemerhati pendidikan, kita harapkan prasarana yang dibangun ini dapat saling menjaga aset yang dibangun negara untuk kepentingan bersama terutama warga masyarakat," katanya belum lama ini saat dikonfirmasi awak media. 

Ia mengatakan, sarana dan prasarana yang ada di setiap sekolah khususnya pada tingkat SD dan SMP di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sarolangun harus dapat dijaga dengan baik, bukan sebaliknya.

Pihaknya tidak ingin adanya orang yang tak bertanggung jawab merusak sarana dan prasarana pendidikan. 

"Kami melihat ada juga segelintir di daerah itu yang masih mendapat laporan bahwa sarana dan prasarana yang ada ini, setelah sekolah bubar dijadikan tempat untuk berkumpul-kumpul. Sehingga, kami takut itu merusak dari pada lingkungan maupun sarpras maka mari kita saling menjagalah," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved