Advetorial
Profil Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief
Berbicara mengenai Batanghari bukan lah sesuatu yang asing baginya. Ia dilahirkan dan dibesarkan serta berproses sebagai pelayanan publik di tanah bat
Penulis: A Musawira | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Muhammad Fadhil Arief adalah seorang birokrat yang lahir ditengah-tengah keluarga yang menanamkan nilai-nilai keagamaan, kepemimpinan dan kepedulian sosial.
Pria yang akrab disapa Fadhil lahir di Jambi 1 Juni 1975 atau saat ini berusia 45 tahun. Resmi dilantik sebagai Bupati Batanghari oleh Pj Gubernur Jambi Hari Nur Cahya Murni, Jumat (26/2/2021).
Berbicara mengenai Batanghari bukan lah sesuatu yang asing baginya. Ia dilahirkan dan dibesarkan serta berproses sebagai pelayanan publik di tanah Batanghari.
Baca juga: Trailer Ikatan Cinta 25 Februari 2021: Andin Curigai Alasan Al Bawa Reyna ke Dokter, Permohonan Elsa
Baca juga: Jelang Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Batanghari, Wabup Sudah Lakukan Sesi Foto
Baca juga: Bripka Cs Jadi Tersangka Penembakan 3 Orang di Kafe Cengkareng, Anggota TNI Tewas Jadi Korban
Fadhil memahami konsep pembangunan dan implementasinya secara teknik di lapangan.
Dilihat dari latar belakang ilmu pengetahuan, jejak rekam, pengalaman dan perjalanan karirnya tentu saja Fadhil layak menjadi nahkoda baru untuk Kabupaten Batanghari yang kini berusia 72 tahun.
Sebagai Bupati Batanghari berpasangan dengan Bakhtiar Wakil Bupati Batanghari. Keduanya diusung lima partai, yakni PPP, PKB, NasDem, Gelora Indonesia dan PKP.
Fadhil mampu menarik perhatian masyarakat Kabupaten Batanghari dengan suara terbanyak. Fadhil akan menjalankan 36 program kerja menuju arah baru Batanghari tangguh bersama Bakhtiar.
Dirinya mengenyam pendidikan di SD Negeri 107/IV Jambi, SMP Negeri 6 Jambi, dan SMA Negeri 3 Jambi.
Lulus dari SMA, Fadhil melanjutkan pendidikan di jenjang perkuliahan. Berhasil, menyelesaikan pendidikan strata I pada 1999 di Fakultas Ekonomi, program studi Ekonomi Pembangunan di Universitas Jambi
Fadhil memiliki seorang istri bernama Zulva dari pernikahan itu dikarunia 4 orang anak.
Sang birokrat muda mengawali karirnya dengan menjadi Kepala Seksi Pemerintahan dan Umum di Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari.
Ia juga pernah menjabat Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Desa/ Kelurahan Kecamatan Maro Sebo Ilir.
Selanjutnya, Fadhil juga menjabat sebagai Sekretaris Camat di Kecamatan Maro Sebo Ilir, Plt Camat Maro Sebo Ilir, hingga menjadi Camat Maro Sebo Ilir.
Karirnya terus menanjak. Pada 2014, ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perkebunan hingga Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Batanghari.
Fadhil pernah mendapat amanah sebagai Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Batanghari, hingga Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.