Selasa, 28 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Penjahat Paling Dicari Didunia AS Pernah Beri Imbalan Rp70 Miliar Bagi yang Tahu Keberadaan El Chapo

Penjahat Paling Dicari Didunia AS Pernah Beri Imbalan Rp70 Miliar Bagi yang Tahu Keberadaan El Chapo

Editor: Deni Satria Budi
montase Tribunnews (Sumber : Once Niticias, FoxNews, YouTube)
Joaquin Guzman alias El Chapo. Gembong narkoba paling berbahaya di Meksiko. 

Penjahat Paling Dicari Didunia AS Pernah Beri Imbalan Rp70 Miliar Bagi yang Tahu Keberadaan El Chapo

TRIBUNJAMBI.COM - Joaquin Guzman atau El Chapo (Si Pendek), merupakan bandar narkoba terbesar. Ia adalah pemain lama di dunia narkotika dan terkenal sebagai penjahat paling dicari di dunia, karena mengepalai Sinaloa, gembong narkoba terbesar di dunia yang berbasis di Meksiko.

Melansir artikel History, sejak muda El Chapo kecil sudah terlibat perdagangan narkoba, dan mulai akhir 1980-an mulai membangun kekuatannya sendiri sebagai pengedar narkoba.

Pada 1993, pria kelahiran La Tuna, Meksiko, itu hendak dibunuh kartel saingan, tetapi mereka salah sasaran dengan membunuh kardinal Katolik Roma yang dikira sebagai El Chapo.

Tak lama setelah kejadian itu, El Chapo ditangkap polisi di Guatemala dan dikembalikan ke Meksiko. Ia divonis penjara 20 tahun karena perdagangan narkoba, penyuapan, dan konspirasi.

Namun saat ditahan di penjara dengan keamanan tinggi di negara bagian Jalisco, Meksiko, El Chapo berhasil menyuap staf penjara agar bisa tetap menjalankan bisnis kriminalnya dari balik jeruji besi.

Ia berhasil kabur dari penjara itu pada Januari 2001. Ada beberapa versi tentang pelariannya, seperti masuk gerobak laundry atau dibiarkan petugas untuk keluar.

Sejak itu, El Chapo menjadi target perburuan internasional usai lari dari penjara Meksiko, Saat itu Ia menjalani masa tahanan 20 tahun. Guzman terlahir dalam kondisi miskin pada 1950-an di negara bagian Sinaloa, Meksiko barat. Dia putus sekolah di kelas 3 SD.

Baca juga: El Chapo Kabur dari Penjara Super Ketat Dibantu Istri dan Anak: Lewat Terowongan yang Sudah Digali

Baca juga: Polwan Kompol Yuni Jadi Sosok Ditakuti Bandar Narkoba, Tapi Malah Ditangkap Diduga Pakai Narkoba

Disegani dan Ditakuti 

El Chapo dikenal sebagai sosok yang ditakuti masyarakat, tetapi juga sosok yang disegani. Beberapa kali ia makan malam di restoran mewah, lalu mengutus pengawal bersenjatanya untuk mengambil ponsel orang-orang di rumah makan itu.

Setelah selesai makan, ponsel-ponsel tadi dikembalikan dan semua pasanan dibayar olehnya. Saking besarnya kerajaan narkoba miliknya, Pemerintah Amerika Serikat (AS) pernah menawarkan imbalan 5 juta dollar (Rp70 miliar) bagi siapa pun yang mempunyai informasi keberadaannya.

Momen yang akhirnya berujung penangkapan berikutnya adalah pada 20 Februari 2014. Saat aparat melacak sinyal dari BlackBerry salah seorang pengawal El Chapo yang menuju kota resor Mazatlan di Sinaloa.

Baca juga: Cara Polisi Virtual Pantau Media Sosial, Awal Beroperasi Sudah Tegur Tiga Akun

Baca juga: Kisah El Chapo, Raja Narkoba yang Dermawan yang Berjuluk Playboy Flamboyan dan Pahlawan

Malam berikutnya gabungan marinir Meksiko, BNN AS, Departemen Keamanan Dalam Negeri, dan Marsekal AS menyerbu Mazatlan.

Sinyal BlackBerry tadi mengarahkan mereka ke Hotel Miramar. Dini hari tanggal 22 Februari marinir melihat pengawal bersenjata El Chapo sedang menjaga pintu masuk ke salah satu apartemen di Miramar.

Sadar kalah jumlah, penjaga El Chapo menyerah dan marinir pun menggerebek tempat El Chapo menginap. Di dalam mereka menemukan El Chapo bersama istri dan dua putri kembar mereka yang masih kecil, seorang koki, dan pengasuh pribadi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved