Breaking News:

Berita Tebo

Taat Bayar Pajak, Pemkab Tebo Berikan Apresiasi Kepada Usaha Pecel Lele

Untuk mencari sumber pendanaan tersebut, pemkab membentuk tim masuk ke usaha kaki lima seperti pecel lele, yang banyak di pinggir jalan pusat kota dan

Tribunjambi/Hendro Sandi
Pemda Tebo Berikan Apresiasi Kepada Usaha Pecel Lele taat pajak 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Pemkab Tebo, terus berpaya meningkatkan Pendapan Asli Daerah (PAD).

Untuk mencari sumber pendanaan tersebut, pemkab membentuk tim masuk ke usaha kaki lima seperti pecel lele, yang banyak di pinggir jalan pusat kota dan kecamatan.

"Selama ini kita hanya sentuh restauran dan rumah makan, kini kita coba masuk ke pedagang kaki lima, usaha pecal lele yang dibuka pada malam hari," kata kata Nazar Efendi, Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Tebo, Selasa (23/2/2021).

Baca juga: Ribuan Honorer Pemprov Jambi Belum Gajian Sejak Awal 2021, Ada yang Sampai Berhutang

Baca juga: 5 Jam Negosiasi Gagal, Penyandera Anak Bawah Umur di Kalsel Todongkan Pistol ke Kepala Korban 

Baca juga: Dishub Kota Jambi Imbau Masyarakat dan Edukasi Soal Proses Perizinan Menjadi Juru Parkir Resmi

Nazar mengungkapkan, kehadiran tim mendapat respon baik oleh para pedagang tersebut.

Mulai dari pusat kota Tebo Tengah , Kecamatan Rimbo Bujang, Tebo Ilir hingga Rimbo Ulu.

Atas respon ini pulalah pemerintah memberikan apresiasi tinggi kepada para pedangan Pecal lele sadar pajak.

"Respon di lapangan sangat baik bahkan siap akan segera melakukan pembayaran pada waktu dekat, ini luar biasa, patut kita berikan apresiasi," ungkapnya.

Diketahui bahwa pembayaran pajak restoran ini adalah pajak yang dihitung dan di tentukan oleh wajib pajak sendiri, berdasarkan hasil transaksi yang dilakukan (self assessment system).

Hal ini berdasarkan UU nomor 28 Thn 2009 tentang PDRD dan Perda 12 Tahun 2020 tentang pajak daerah.

Artinya kedepan pembayaran pajak restoran ini tidak lagi ditagih dan ditentukan oleh petugas, melainkan ditentukan oleh WP sendiri dan dihimbau untuk disetor langsung melalui Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) atau melalui transaksi Non Tunai.

Dari pendataan usaha pecal lele yang dilaksanakan oleh tim beberapa waktu lalu, terdata tambahan calon WP sebanyak 67 WP baru.

Penulis: HR Hendro Sandi
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved