Siapa Sebenarnya KKB?Kelompok Sparatis yang Kerap Ganggu Keamanan di Papua
Siapa Sebenarnya KKB?Kelompok Sparatis yang Kerap Ganggu Keamanan di Papua
TRIBUNJAMBI.COM - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) adalah kelompok militan yang mengklaim diri mereka sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).
Menurut pengakuan tokoh masyarakat Papua, Michael Menufandu, terdapat perbedaan antara KKB dengan Kelompok Separatis Bersenjata (KSB).
"KKB itu istilah yang digunakan oleh polisi supaya bisa anggap ini kejadian kriminal, jadi pakai KKB," kata Menufandu, pada 2018, dilansir dari Warta Kota.
Sedangkan menurutnya istilah KSB sering kali digunakan oleh TNI.
"Kalau disebut gerakan separatis itu berarti harus (dihadapi secara) militer," ujarnya.
Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko menyarankan sebaiknya pemerintah memberi label tidak hanya sekedar kelompok kriminal bersenjata akan tetapi sebagai kelompok separatis.
Menurut Moeldoko, label itu akan sebagai penentu kekuatan yang diterjunkan untuk menangani kelompok tersebut.
"Saya sering mengatakan perlunya adanya evaluasi nama itu, kelompok kriminal bersenjata. Pertanyaannya, benar enggak mereka kelompok kriminal? Kalau saya mengatakan, tegas saja, mereka memang kelompok separatis," ujar Moeldoko, pada 2019, seperti dikutip dari Kompas.com.
"Kalau kelompok separatis kan berarti operasi (penumpasan pelaku) ditingkatkan kembali," lanjut dia.
Moeldoko mengatakan jika TNI sudah mengetahui persis kekuatan mereka di Papua. TNI juga sudah memiliki peta pergerakan mereka.
Karena mereka masih dianggap kelompok kriminal bersenjata, TNI tidak bisa berbuat banyak.
Bahkan kondisi demikian justru merugikan institusi TNI sendiri.
"Jika terus-terusan mereka ini dianggapnya kelompok kriminal, nanti TNI terus-terusan jadi santapan kekuatan mereka. Ya bagaimana? TNI melihat ada kekuatan, tapi enggak bisa di depan, harus polisi yang di depan," kata Moeldoko.
"Karena kalau disebut kelompok kriminal bersenjata, ya sama saja. Apa perbedannya dengan kelompok kriminal di Tanah Abang misalnya? Hal-hal inilah yang perlu kita pikirkan lebih jauh lagi," lanjut dia.
Ketika ditanya terkait kendala pemerintah dalam menetapkan para pelaku sebagai kelompok separatis, Moeldoko mengatakan, salah satunya adalah hubungan luar negeri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/kkb-papua-0909.jpg)