Breaking News:

Berita Merangin

Cerita Mahasiswi UIN STS yang Tersesat di Gunung Masurai, Sempat Hilang Arah hingga Bertemu Warga

Satu diantara mereka, Siti Rahayu menyebutkan bahwa mereka bukanlah hilang melainkan hanya hilang arah.

TRIBUNJAMBI/ISTIMEWA
Tiga mahasiswi UIN Jambi yang sempat hilang di Gunung Masurai. Kiri ke kanan: Romela, Nuriani Purba, dan Siti Rahayu 

Ketiga turun dari Puncak satu tersebut sekitar pukul 13.00 WIB.

Atas kehilangan arah itu, mereka terpaksa berputar putar mencari awal pendakian selama tiga jam.

Setelah tidak tidak mengetahui arah, dan lelah, mereka memutuskan untuk berhenti dan melaksanakan shalat untuk menenangkan diri. Setelah itu merek berpikir bahwa tidak akan mungkin kembali ke puncak satu.

"Kami putuskan mau balik ke puncak satu tidak akan mungkin. Kami sudah kehilangan jejak, arah ke puncak satu itu tidak tahu lagi kemana," ungkapnya.

"Kami putuskan mengikuti pita warna merah, yakin, insyaallah ada ujungnya," lanjutnya.

Mereka pun menyadari bahwa jalur yang diambilnya berbeda, yang membuat kesasar.

Namun untuk bertahan menunggu rombongan tidak dilakukan lantaran kondisi alam yang cukup dingin. Sehingga mereka melanjutkan perjalanan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

"Alhamdulillah, sekitar pukul 18.00 WIB kami ketemu sama warga Tanjung Berugo," katanya.

Disana percakapan mereka pun berlangsung yang mempertanyakan asal ketiga perempuan yang berstatus mahasiswi itu.

Mereka menyebutkan jika tidak mengetahui jalur yang lalui saat turun gunung tersebut. Dan mereka mendaki dari jalur Desa Sungai Lalang.

Halaman
123
Penulis: Darwin Sijabat
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved