Breaking News:

Berita Merangin

Catat, Ini Poin Penting Jika Ingin Mendaki Gunung Masurai Merangin

Mendaki Gunung Masurai di Kabupaten Merangin ada dua jalur, kebun kopi, jalan terjal dan licin menjadi perhatian pendaki.

tribunjambi/darwin sijabat
Ketua Umum Mapala Mata Angin STIP Bangko, Yusierlina 


TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Mendaki Gunung Masurai di Kabupaten Merangin ada dua jalur, kebun kopi, jalan terjal dan licin menjadi perhatian pendaki.

Ketua Umum Mapala Mata Angin STIP Bangko, Yusierlina menyebutkan ada batasan waktu keberangkatan jika ingin mendaki ke Gunung Masurai yang berada di Kabupaten Merangin

"Keberangkatan itu kalau pagi pukul 8.00 WIB dan maksimal pukul 10.00 WIB berangkat dari desa," katanya, Kamis (18/2/2021).

Perjalanan hingga ke puncak Gunung Masurai dibutuhkan waktu sekitar delapan jam.

Lamanya perjalan sampai puncak tersebut lantaran medan jalan yang dilalui cukup terjal (miring). Sehingga dibutuhkan waktu yang tepat sampai ke puncak dan tidak terlalu malam sampainya.

"Perjalanan menuju keatas itu cukup lama sekitar delapan jam. Melihat jalan yang terjal, itu sangat menghabiskan waktu. Jadi diusahakan pukul 8.00 WIB, paling lama pukul 10.00 WIB untuk naik," ujarnya. 

Berbeda dengan naik, untuk waktu turun disebutkan dapat mengambil waktu siang hari. Sebab waktu tempuh lebih singkat.

"Kalau untuk turun siang pun bisa, karena pengalaman pribadi untuk turun itu cepat, bisa tembus empat jam," ungkapnya. 

Sementara yang perlu menjadi perhatian khusus saat mendaki Gunung Masurai yakni jalur perkebunan kopi milik warga. 

Kebun itu akan ditemukan para pendaki sebelum mencapai pondok akhir.

"Sebelum memasuki pondok akhir itu ada kebun kopi. Itu banyak simpang simpang (jalur), itu harus teliti nian untuk jalan," tegasnya.

Poin yang harus dicatat para pendaki yakni sebelum sampainya di puncak akan menempuh jalan dengan kondisi yang terjal.

"Ada tanjakan setan, itu cukup terjal. Jadi harus hati hati, jalannya licin," tandasnya.

Untuk mencapai puncak gunung Masurai terdapat dua jalur, yakni Desa Sungai Lalang dan Desa Tanjung Berugo. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)

Baca juga: Keunggulan All New Aerox 155 Connected, Penyandang Predikat The Best Sporty Scooter

Baca juga: Ini Kecamatan dan Desa di Muarojambi yang Dilintasi Tol Betung-Jambi

Baca juga: Lengkapi Jajaran CBR Tricolor Series, AHM Luncurkan CBR600RR 

Penulis: Darwin Sijabat
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved