Breaking News:

Berita Batanghari

Sidak Mutu Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Muara Bulian, Komisi I DPRD Batanghari Sampaikan Ini

Sidak dipimpin Ketua Komisi I, Fatoni dan para anggota dewan lainnya serta didampingi Kepala Dinas Kesehatan Batanghari, dr Elfie Yennie.

Tribunjambi/Musa
Komisi I DPRD Kabupaten Batanghari melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Muara Bulian 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Ketua dan anggota Komisi I DPRD Batanghari melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Muara Bulian, Selasa (16/2/2021) kemarin.

Sidak dipimpin Ketua Komisi I, Fatoni dan para anggota dewan lainnya serta didampingi Kepala Dinas Kesehatan Batanghari, dr Elfie Yennie.

Sidak tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung pelayanan yang diberikan oleh pihak puskesmas terhadap masyarakat.

Baca juga: Mulawarman Resmi Jabat Sebagai Plh Bupati Batanghari, Sehari Menjabat Ini yang dilakukannya

Baca juga: Mahasiswa UIN yang Hilang di Gunung Masurai Ternyata Pergi Tak Melalui Organisasi Mapala Kampus

Baca juga: Trailer Ikatan Cinta 17 Februari: Reyna Buat Al Mencium Andin, Papa Surya Memergoki Kebohongan Elsa

Ketua Komisi I DPRD Batanghari, Fatoni mengatakan, bahwa pihaknya berharap
pelayanan di puskesmas perlu ditingkatkan.

“Obat itu harus dicukupi kalau untuk lima hari ya lima hari, jangan karena keterbatasan obat mungkin dokter hanya memberikan untuk tiga hari, dan itu tidak juga bisa sehat,” kata Fatoni Selaku Ketua Komisi I DPRD Batanghari, Rabu (17/2/2021).

Pihaknya berharap bahwa sebanyak 155 penyakit yang disampaikan kepada pihaknya harus tuntas diobati di puskesmas, supaya yang berobat tidak perlu ke rumah sakit.

“Saya harapkan semua permintaan di puskesmas itu dipenuhi,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Batanghari, dr Elfie Yennie mengatakan, kunjungan dari komisi I DPRD Batanghari ini melanjutkan hasil hearing bersama Dinas Kesehatan.

Sebelumnya, Dinkes dan Komisi I sudah berdiskusi tentang fungsi puskesmas, aturan dalam pelayanan, dan standar pelayanan.

"Puskesmas itu sendiri juga memiliki beberapa standar. Kebetulan untuk puskesmas di sini sudah sesuai standar dan sesuai SOP," ujarnya.

Lebih lanjut, Elfie mengatakan untuk puskesmas ada 155 jenis penyakit yang harus dituntaskan, tidak boleh dirujuk ke rumah sakit.

"Masyarakat masih ada beranggapan bahwa puskesmas itu hanya meminta rujukan untuk berobat ke rumah sakit, tentunya tidak seperti itu,” katanya.

“Ada penyakit yang memang sesusai dengan kompetensi pelayanan dasar itu harus tuntas di pelanyanan dasar, tidak boleh dirujuk. Seharusnya masyarakat harus memahami itu," pungkasnya.

Penulis: A Musawira
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved