Breaking News:

Berita Batanghari

Jasad Warga Desa Jelutih Ditemukan Mengapung di Bantaran Sungai Tembesi, Dua Hari Dicari Tim SAR

Jasad Roslaida (55) yang tenggelam di Sungai Tembesi akhirnya ditemukan Tim SAR gabungan setelah pencarian selama dua hari.

tribunjambi/musawira
Tim SAR gabungan membawa Jasad Roslaida (55), warga Desa Jelutih RT 05 yang tenggelam di Sungai Tembesi. Jasad Warga Desa Jelutih Ditemukan Mengapung di Bantaran Sungai Tembesi, Dua Hari Dicari Tim SAR 

Jasad Warga Desa Jelutih Ditemukan Mengapung di Bantaran Sungai Tembesi, Dua Hari Dicari Tim SAR

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Musawira

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Jasad Roslaida (55) yang tenggelam di Sungai Tembesi akhirnya ditemukan Tim SAR gabungan setelah pencarian selama dua hari.

Jasad warga Desa Jelutih RT 05 yang tenggelam di Sungai Tembesi, Kecamatan Batin XXIV, ditemukan pada Minggu (14/2/2021) pukul 09.00 WIB.

Kepala Pelaksana BPBD Batanghari, Syar’i Saman mengatakan, korban ditemukan berjarak 2 kilometer dari lokasi awal tenggelam.

Tidak Lagi Beli Mobil Dinas, Pemkab Muarojambi Bakal Pakai Mobil Rental Untuk Pejabat

Terungkap Misteri Wanita Tewas Tanpa Busana di Homestay, Ternyata Dibunuh Usai Berhubungan Badan

Penyebab Lidah Pahit, Bisa Karena Asam Lambung Naik atau Masalah Gigi dan Mulut

Korban ditemukan Tim SAR dalam kondisi sudah tidak bernyawa dan terapung di bantaran Sungai Tembesi.

"Ditemukan masih di Desa Jelutih RT 09, cukup jauh dari pemukiman warga," kata Syar’i Saman kepada Tribunjambi, Minggu (14/2/2021).

Jasad korban ditemukan setelah melalui pencarian intensif dari Tim Basarnas Jambi dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Batanghari bersama unsur masyarakat yang berada di sekitar Sungai Tembesi.

Tim SAR gabungan membawa  Jasad Roslaida (55), warga Desa Jelutih RT 05 yang tenggelam di Sungai Tembesi.
Tim SAR gabungan membawa Jasad Roslaida (55), warga Desa Jelutih RT 05 yang tenggelam di Sungai Tembesi. (tribunjambi/musawira)

“Korban dievakuasi oleh Tim Sar dan dibawa ke Rumah duka, korban ditemukan dalam kondisi utuh namun sudah mulai pembengkakkan,” katanya.

Setelah dievakuasi ke rumah duka kata Kalak BPBD Batanghari, jasad korban langsung kebumikan oleh pihak keluarga di TPU setempat.

“Evakuasi korban tidak ada kesulitan karena rekan-rekan sudah terlatih dan memiliki perlengkapan yang memadai,” pungkasnya.

Penulis: A Musawira
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved