China Ciptakan Tentara Super, Kolaborasi Antara Manusia dan Mesin

Pengembangan tentara super tak terlepas dari meningkatnya persaingan China dengan negara lain, terutama Amerika Serikat.

Editor: Muuhammad Ferry Fadly
Xinhua
ilustrasi Pasukan militer China (PLA) 

TRIBUNJAMBI.COM - Demi mempertegas ambisinya,China buat tentara super,seragam canggih hingga kolaborasi antara manusia & mesin

Militer China terus mengembangkan kekuatan tentaranya dengan cara lebih canggih.

Tentara super diharapkan menjadi andalan di masa depan dalam berbagai kepentingan militer China.

Pengembangan tentara super tak terlepas dari meningkatnya persaingan China dengan negara lain, terutama Amerika Serikat.

Baca juga: Buka-bukaannya Ahok Rahasia 9 Tahun Lalu, Sebut Dirinya Bukan Pendamping Jokowi Sebenarnya di DKI

Baca juga: Daftar Investasi yang Cuan di Tahun Kerbau Logam 2021 - Saham Konstruksi, Pertambangan, Emas

Baca juga: Pasca-Uji Coba 16 Kamera ETLE, Satlantas Polresta Jambi Berhasil Rekam Seribu Lebih Pelanggaran

Pemerintah China dikabarkan sedang mengembangkan tentara generasi mendatang dengan kemampuan ala tokoh-tokoh pahlawan super di buku-buku komik.

Setidaknya itulah analisis badan intelijen Amerika Serikat.

Tapi apakah tentara super -- dengan kemampuan di atas manusia biasa seperti kita -- memang bisa diciptakan?

Sebenarnya tak hanya China yang punya ambisi memiliki tentara super.

Pada 2014, presiden Amerika Serikat ketika itu, Barack Obama, kepada para wartawan mengatakan, "Yang akan saya umumkan adalah, kami akan membangun Iron Man."

Hadirin tertawa, padahal Obama sedang tidak bercanda.

AS sudah memulai mengembangkan seragam pelindung canggih bagi personel militer yang disebut Tactical Assault Light Operator Suit, disingkat Talos.

Promosi video memperlihatkan baju Talos ini mementalkan peluru yang ditembakkan oleh musuh.

Tapi proyek Iron Man tak berlanjut. Setelah lima tahun, ambisi membuat seragam antipeluru dihentikan.

Meski demikian, para pengembang masih berharap komponen-komponen seragam yang bisa mementalkan peluru ini bisa dimanfaatkan untuk kepentingan tempur.

Seragam hanya satu dari sekian banyak aspek kemiliteran yang menjadi obyek penelitian dan pengembangan.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved