Breaking News:

Berita Batanghari

Cerita Noppal Surdi, Antar Kiriman Paket COD ke Muara Tembesi, Tapi Tak Dibayar Konsumen

Noppal Surdi (26) seorang kurir di jasa antar barang di Muara Bulian berhasil merekam kelakuan konsumen asal Muara Tembesi

tribunjambi/musawira
Noppal Surdi (26) seorang kurir di jasa antar barang di Muara Bulian 

Cerita Noppal Surdi, Antar Kiriman Paket COD ke Muara Tembesi, Tapi Tak Dibayar Konsumen

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Musawira

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Noppal Surdi (26) seorang kurir di jasa antar barang di Muara Bulian berhasil merekam kelakuan konsumen asal Muara Tembesi yang saat ini sedang hangat diperbincangkan Warganet.

Tampak dalam video Pria mengenakan kaos merah, bernama Amzi (33) warga Muara Tembesi, marah-marah dan bersikeras tak mau membayar pesanannya kepada kurir.

Noppal Surdi mengaku selama menjadi kurir dirinya selalu berkelakuan sopan disaat berhadapan sama konsumen. Biasanya dirinya ajak becanda.

96 Atlet Jambi Yang Dianggarkan Untuk Berangkat Ikut Berlaga di PON Papua

VIDEO: Usai Video Pria COD Asal Jambi Viral, Amzi Beri Penjelasan Kronologi Kejadian Sebenarnya

Modal Anggaran Rp 45,8 Miliar, Dinas Pendidikan Tanjab Timur Akan Rehab 42 Sekolah SD dan SMP

Ia terlihat merekam konsumen tersebut secara diam-diam. Pasalnya, konsumen itu tak terima karena ukuran sepatu yang dipesannya di market place tak sesuai.

Noppal memberikan paket itu kepada  konsumen, namun konsumen membawanya ke belakang dan mengambil gunting.

Di hadapannya, konsumen memegang gunting sembari membuka paket, tanpa membayarnya terlebih dulu.

Noppal Surdi (26) seorang kurir di jasa antar barang di Muara Bulian
Noppal Surdi (26) seorang kurir di jasa antar barang di Muara Bulian (tribunjambi/musawira)

"Paketnya jangan dibuka dulu pak, kalau nggak mau ngambil," kata Noppal Surdi Selaku kurir disaat kejadian itu, Jumat (12/2/2021) saat ditemui di tempat kerjanya.

Noppal mengatakan, dirinya  sudah memberitahukan bahwa pesanan melalui sistem COD itu uang dulu baru barang diserahkan.

Dengan nada tinggi, konsumen bilang, “saya pesan ukuran 39 pada kotak ukuran 40, kemudian disepatu ukuranya 41. Nggak bisa kayak gini," kata konsumen kepada Noppal Surdi disaat itu.

China vs Amerika Serikat Makin Nyata! Armada US Navy dan PLA Navy China Bertemu di Laut Sengketa

Jika Pengunjung Ramai, Petugas Taman Rimba Jambi Akan Arahkan Pengunjung ke Area Entertain

Wanita Penghibur Tewas di Lemari Kamar Hotel, Ternyata Kekasihnya Sering Carikan Tamu untuk Korban

Kesalahan pemesanan itu bukanlah atas perbuatan dirinya. Konsumen harus bijak, kasihan kurir gaji tak seberapa, diperlakukan lagi seperti itu.

“Bukan saya saja yang kena, teman-teman saya juga ada ngalami hal begitu,” kata Noppal  yang sudah bekerja selama 14 bulan.

Kalau seandainya ada paket datang, kata Noppal langsung sajalah kasih uangnya.

Kebanyakan kurir itu habis waktu pada konsumen yang masih gaptek, hanya gara-gara bingung barang apa yang dipesan.

Menurutnya, atas penyelesaian kejadian ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan, konsumen itu punya itikad baik untuk ke rumah saya.

"Jangan melalui perantara. Kalau mau damai saya terima. Pesanan yang tadinya dikembalikan, saya proses lagi dikantor untuk dikembalikan lagi ke toko yang dipesan konsumen,” pungkasnya.

Penulis: A Musawira
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved