Petinggi Demokrat Geger, Borok SBY Diumbar ke Publik, Max Sopacua Kecewa Sampai Bilang Begini
Polemik penggulingan Agus Harimurti Yudhoyono dari kursi Ketua Umum Partai Demokrat terus bergulir. Janji SBY pun mulai diungkit.
“Itu janji beliau (SBY). Ternyata sekarang kita semua dihantui dengan partai ini sudah menjadi milik Cikeas,
milik kelompok Cikeas, SBY dan lain sebagainya,” lanjut Max.
Banyak politisi senior Demokrat yang kecewa karena partai yang telah didirikan dan kini eksis, seperti partai keluarga.
“Itu membuat orang merasa bahwa percuma kita berjuang dulu, kalau sekarang kita terlempar.
Hanya karena indikasi partai ini menjadi partai dinasti,” katanya.
• SBY Sibuk Jualan Nasi Goreng, Posisi AHY Terancam Digulingkan Orang Istana, Ternyata Ini Targetnya!
• Jenderal Moeldoko Disebut Pernah Minta Ini ke SBY, Andi: Lupa Kan Bisa Bener!
Max pun menceritakan perjuangannya mendirikan Partai Demokrat hingga lolos verifikasi di Komisi Pemilihan Umum (KPU).
“Saya ini pendiri, deklarator, pejuang partai, dari hanya tiga orang untuk membesarkan partai ini sampai lolos KPU,
tapi ketika AHY menjabat sebagai ketua, memilih pengurus, saya seperti diturunkan sebagai penumpang angkot di tepi jalan,” katanya Max Sopacua.
Max Sopacua bergabung di Partai Demokrat pada tahun 2001.
Max pernah menjadi Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat dari 2002 hingga 2005.
Dari 2005 hingga 2010, Max menjadi Ketua Bidang Pendidikan, Penduduk, Kominfo DPP Partai Demokrat.
Max juga pernah menjadi anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat.
Max bersama sejumlah senior Partai Demokrat sebelumnya membentuk Gerakan Moral Penyelamatan Partai Demokrat (GMPPD).

Gerakan ini saat itu mendorong Demokrat menggelar kongres luar biasa (KLB) merespons menurunnya perolehan partai yang terus terjadi sejak 2009.
Pada Pemilu 2009, Demokrat menjadi partai pemenang pemilu dengan perolehan 20,85 persen.