MIRIS Bayi 9 Bulan Dibunuh Ibu Kandung Karena Wajahnya Mirip Selingkuhan, Dicekoki Minuman Oplosan

Ibu di Lampung ini tega membunuh bayi perempuannya yang baru berusia 9 bulan, karena wajah anaknya mirip dengan selingkuhannya.

Editor: Rohmayana
Pixabay
Ilustrasi bayi baru lahir. 

TRIBUNJAMBI.COM - Ibu di Lampung ini tega membunuh bayi perempuannya yang baru berusia 9 bulan, karena wajah anaknya mirip dengan selingkuhannya.

Nasib miris dialami Kartika Suci Rahayu, bayi 9 bulan dibunuh ibu kandung sendiri. Sang bayi 9 bulan dibunuh ibu kandung dengan cara dicekoki minuman oplosan.

Pembunuhan dilakukan setelah dia bersekongkol dengan selingkuhannya alias pria idaman lain ( PIL ).  Bahkan selingkuhan inilah yang menjadi otak pembunuhan.

Akhirnya, penyebab ibu kandung bunuh bayinya terkuak, yakni karena wajah mirip selingkuhannya.

Kapolsek Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung, Komisaris Hari Budianto mengatakan, kedua tersangka yakni AO (35) dan MA (40) adalah pasangan selingkuh.

"Tersangka AO ini adalah ibu kandung dari korban, Kartika Suci Rahayu, bayi yang masih berusia 9 bulan," kata Hari di Mapolsek Teluk Betung Selatan, Selasa (9/2/2021).

Hari mengatakan, pembunuhan itu diduga terjadi pada Sabtu (6/2/2021) malam.

"Setelah korban tidak bernyawa, korban dititipkan oleh tersangka AO kepada nenek korban," kata Hari.

Wajah korban mirip dengan selingkuhan ibu dari keterangan sementara, pembunuhan itu dilatarbelakangi dengan kasus perselingkuhan antara AO dengan MA.

Keduanya telah menjalin hubungan asmara sejak AO mengandung korban usia lima bulan kehamilan.

"Setelah korban lahir, ada isu di warga setempat kalau wajah korban mirip dengan tersangka MA," kata Hari Budianto.

Redam isu perselingkuhan

Untuk meredam isu itu, kata Hari, tersangka MA pun berencana untuk menghilangkan nyawa bayi malang itu.

"Upaya pembunuhan itu dilakukan tersangka dengan memberikan korban minuman ( dicekoki minuman oplosan ) yang terdiri dari gula merah, asam jawa, dan minyak obat rambut," kata Hari.

Hari menambahkan, pembunuhan itu sudah direncanakan sejak dua bulan lalu.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved