Begini Cara Anies Baswedan Buat Kampung Melayu Tidak Banjir Lagi, Padahal Jaman Ahok Masih Banjir
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan caranya menangani banjir Jakarta, terutama mengatasi banjir di Kampung Melayu.
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan caranya menangani banjir Jakarta, terutama mengatasi banjir di Kampung Melayu.
Kampung Melayu tidak banjir walaupun Jakarta dan wilayah Jabodetabek kerjap diguyur hujan deras, beberapa hari belakangan.
Hal itu ditulis dalam postingan terbaru Anies Baswedan di akun instagram @aniesbaswedan.
• Aldi Taher Edit Suara Raffi Ahmad untuk Kampanye Suami Nagita Kesal, Marshel: Lupa Izin Ingat Upload
Artinya saat itu Pemprov DKI Jakarta masih dalam kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama alilas Ahok.
Saat itu kondisi Kampung Melayu Banjir dan Anies Baswedan tampak memeluk ibu Rumiati di tengah banjir.
Berikutnya ditampilkan pula foto Anies Baswedan bertemu dengan Ibu Rumiati pada malam tadi.
Rupanya malam tadi tidak ada banjir di Kampung Melayu.
"Bahagia sekali tadi malam dapat berjumpa kembali dengan beliau dalam keadaan sehat dan tidak berbasah-basahan," tulis @aniesbaswedan.
Selanjutnya, inilah tulisan lengkap yang ada di instagram @aniesbaswedan:
Alhamdulillah, tahun ini dapat kembali mengunjungi RW 04 kelurahan Cipinang Melayu. Kampung yang dilewati Kali Sunter ini biasanya kalau musim hujan akan terjadi banjir yang amat tinggi, bahkan tahun lalu terendam sampai 3 meter. Tapi pada musim penghujan kali ini tak diterjang banjir.
Belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta berupaya keras menanggulangi banjir di Kampung Cipinang Melayu ini. Kita memberikan perhatian dan penanganan menyeluruh dari hulu Kali Sunter yang kerap kali menjadi penyebab utama dari luapan air ke kampung tersebut.
• Apakah Daftar Aturan di CPNS Sebelumnya akan Dipakai Lagi di CPNS 2021? Simak Disini
Jajaran Pemprov DKI melakukan kegiatan Gerebek Lumpur dengan mengerahkan 15 eskavator di tanggul-tanggul dekat aliran Kali Sunter dan membuat sodetan sehingga debit air yang mengalir di Kali Sunter menjadi lebih terkendali.
Di sisi selatan Jakarta Timur Waduk Rangon dan Waduk Tiu dikeruk lalu kemudian disiapkan sodetan khusus sehingga air Kali Sunter dialirkan dan ditahan di waduk, baru mengalir ke sini dengan volume debit yang lebih terkontrol.
Atas izin Allah SWT ikhtiar itu dimudahkan. Kita semua patut bersyukur karena warga kawasan RW 04 dan RW 03 Cipinang Melayu bisa merasakan musim penghujan tanpa kebanjiran.
Meskipun demikian, kita masih memiliki pekerjaan rumah untuk memastikan kembali tak ada banjir di Cipinang Melayu, salah satunya adalah menuntaskan pembuatan tanggul di sepanjang RW 04 dan 03 Cipinang Melayu, karena kini tanggul tersebut masih bersifat temporer.
• Ayu Ting Ting Bungkam saat Dituding Mahar Terlalu Besar Jadi Penyebab Batal Dinikahi Adit Jayusman