Berita Bungo
Sistem Pembelajaran Tatap Muka di Bungo Dilakukan Secara Gelombang dan Prokes Ketat
Kepala Dinas Pendidikan Bungo, Masril menyebutkan sistem pembelajaran tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan telah diberlakukan sejak awal ta
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
"Siswa satu kelas kita bagi dua, pool A dan pool B, maksimal 16 orang satu kelas," katanya.
Sehingga penumpukan anak disekolah dapat berkurang dan sesuai dengan protokol kesehatan.
Pembagian shif tersebut diberlakukan per satu minggu. Artinya gelombang pertama diikuti pool A kemudian minggu berikutnya pool B.
"Pool B (gelombang kedua, red) sedang istirahat dirumah kita kasih tugas selama satu minggu, artinya pembelajaran tidak terhalang," katanya.
Terkait tatap muka itu, Tarmizi mengungkapkan sempat mengalami penolakan dengan alasan pandemi covid-19. Namun dengan penjelasan penerapan protokol kesehatan secara ketat dan sistem shif tersebut akhirnya orang tua menyetujui.
"Awalnya ada 24 orang yang tidak setuju, tapi diakhiri sudah setuju semua," ungkapnya.
Sementara jika siswa yang selepas melakukan perjalan dari luar daerah maka diberikan kesempatan belajar dari rumah. Demikian pula jika ada yang terkonfirmasi positif, maka sekolah akan diliburkan.