Breaking News:

Berita Tanjab Timur

Pembelajaran Tatap Muka di Tanjabtim Disetop, Kemenag Kecewa Lantaran Tak Diberi Surat Tembusan

Sama halnya dengan Sekolah Menengah Pertama (SMP), di sekolah keagamaan Madrasah Tsanawiyah (MTs) sejatinya jenjang pendidikan di sekolah agama terseb

Tribunjambi/Abdullah Usman
Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Tanjabtim, Misbah 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Proses pembelajaran tatap muka di Tanjabtim bagi SD dan SMP dihentikan selama 14 hari terhitung hari ini (9/2/2021).

Atas kebijakan dari pemda, Kemenag Tanjabtim sedikit kecewa lantaran tidak diberikan surat tembusan terkait hal tersebut.

Sama halnya dengan Sekolah Menengah Pertama (SMP), di sekolah keagamaan Madrasah Tsanawiyah (MTs) sejatinya jenjang pendidikan di sekolah agama tersebut juga setara dengan sekolah umum.

Hanya saja dengan adanya surat edaran ataupun kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemda, ataupun Dinas Pendidikan terkait pembelajaran daring tidak sampai ke kemenag sangat disayangkan.

Meninggalnya Ustaz Maheer At-Thuwailibi di Rutan Bareskrim, Komnas HAM Bakal Minta Keterangan Polisi

Kasus Covid-19 di Tanjabtim Menggila, Disdik Tutup Pembelajaran Tatap Muka 14 Hari Kedepan

TRAGIS, Dua Bocah Kakak Beradik Tewas Terpanggang, Terjebak Dalam Rumah Yang Terbakar

"Kelemahan orang Dinas ini jika memutuskan sesuatu (terkait pendidikan) tidak pernah mengirimkan tembusan ke kami (Kemenag). Sehingga kita kerap ketinggalan," ujar Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Tanjabtim Misbah.

"Ya seharusnya paling tidak jika ada keputusan penting seperti ini bisa dilanjutkan tembusan ke kita, kan pendidikan tidak hanya di Dinas Saja. Jadi kami bisa menyesuaikan," tambahnya.

Lanjutnya, untuk Kemenag sendirikan memang sifatnya vertikal namun memang ada juga perintah dari atas untuk menyesuaikan dengan daerah. Namun sekarang Daerah ini yang harus memberikan informasi.

"Terkait adanya penutupan pembelajaran tatap muka akibat pandemi covid ini, kita memang tidak diberi tahu," bebernya.

Untuk selanjutnya, pada hari ini pihaknya langsung membuat surat ke setiap sekolah Madrasah untuk melakukan pembelajaran secara daring.

"Untuk berapa lama pembelajaran daring tersebut, kita sesuaikan dengan surat dari Dinas Pendidikan. Kita samakan saja jadwalnya," pungkasnya.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved