Kisruh Partai Demokrat

Curhat Marzuki Alie Kirim Pesan Singkat ke SBY Tapi Tak Dibalas, Pertanyakan Kudeta Partai Demokrat

Mantan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Marzuki Alie juga dituding ingin melengserkan Agus Harimurti Yudhoyono dari Ketua Umum Partai Demokrat

Editor: Rahimin
Kolase/Tribun Jambi
Susilo Bambang Yudhoyono dan Marzuki Alie. Curhat Marzuki Alie Kirim Pesan Singkat ke SBY Tapi Tak Dibalas, Pertanyakan Kudeta Partai Demokrat 

Curhat Marzuki Alie Kirim Pesan Singkat ke SBY Tapi Tak Dibalas, Pertanyakan Kudeta Partai Demokrat

TRIBUNJAMBI.COM - Mantan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Marzuki Alie juga dituding ingin melengserkan Agus Harimurti Yudhoyono dari posisi Ketua Umum Partai Demokrat.

Untuk itu, Marzuki Alie mengaku sudah menghubungi Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) lewat aplikasi WhatsApp.

Marzuki Alie ingin menanyakan hal itu, setelah dituding terlibat upaya kudeta di partai tersebut.

Marzuki Alie Ancam Polisikan Pengurus Teras Partai Demokrat Yang Menudingnya Ingin Lengserkan AHY

Gisel Beda Jauh! Ini Calon Istri Nobu yang Terungkap,Pantas Ngotot Nikah di tengah kasus Video Syur

Pernah Jadi Ketua DPR, Marzuki Alie Bantah Bakal Jadi Sekjen Jika Moeldoko Pimpin Partai Demokrat

Namun, menurut Marzuki, pesan singkat yang ia kirimkan itu belum mendapat balasan dari SBY.

"Sampai hari ini belum (dibalas) dan saya akan melakukan langkah-langkah berikutnya karena menyangkut nama baik saya," ungkap Marzuki dalam tayangan di KompasTV, Rabu (3/2/2021) malam.

Menurutnya, tuduhan yang dilontarkan kepada kader di ruang publik adalah hal yang tidak etis.

Upaya kudeta itu awalnya diungkapkan oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudoyono (AHY) sendiri.

Pidato Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang diungkapkan dalam konferensi pers di Taman Politik, Wisma Proklamasi DPP Demokrat, Senin (1/2/2021) membuat geger publik. Pasalnya, AHY mengungkapkan bahwa adanya gerakan politik yang ingin mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat.
Pidato Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang diungkapkan dalam konferensi pers di Taman Politik, Wisma Proklamasi DPP Demokrat, Senin (1/2/2021) membuat geger publik. Pasalnya, AHY mengungkapkan bahwa adanya gerakan politik yang ingin mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat. (Youtube Agus Yudhoyono)

Namun, AHY tidak menyebutkan nama-nama pihak yang diduga terlibat secara gamblang.

Nama-nama pihak yang diduga terlibat diungkapkan oleh sejumlah politisi Partai Demokrat secara terpisah.

Marzuki menilai, pihak-pihak yang sudah menyebutkan nama seseorang perlu membuktikannya lebih lanjut.

Ia pun berencana menempuh jalur hukum setelah namanya ikut disebut.

"Syarief Hasan, Herman Khaeron, Rachland Nashidik, menyebutkan nama, itu artinya sudah menuduh. Ini harus dibuktikan,” ujarnya.

Pandemi Covid-19 di Indonesia Makin Tak Terkendali, 1.111.671 Orang Sudah Terpapar

Jalan Buntu di Depok Ini Viral di TikTok, Warga Kaget Berujung ke Kuburan, Ini Fakta Sebenarnya!

Saat Hubungan SBY & Jenderal Moeldoko Pasang Surut, Dulu Mesra Kini Dituding Kudeta Partai Demokrat

"Kalau mereka tidak bisa membuktikan, tuntutan saya adalah mereka diberikan sanksi. Kalau tidak, saya bawa ke ranah hukum, pasti itu,” sambung dia.

Sebelumnya, beredar isu adanya upaya kudeta di Partai Demokrat. Gerakan itu bertujuan mengambil alih posisi ketua umum melalui kongres luar biasa (KLB) untuk selanjutnya menjadikan Partai Demokrat sebagai kendaraan politik pada Pemilu 2024.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved