Kamis, 16 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Rahasia Indomie Laku Keras di Arab Saudi, Sehari 2 Juta Bungkus Diproduksi di Jeddah

Rahasia Indomie Laku Keras di Arab Saudi, Sehari 2 Juta Bungkus Diproduksi di Jeddah

Editor: Heri Prihartono
Tribun Travel
Ilustrasi Indomie 

TRIBUNJAMBI.COM - Indomie merupakan mie instan yang jadi favorit orang di luar Indonesia.

Ya, Indomie merupakan mie instan asli dari Indonesia dan diekspor hingga luar negeri.

Legenda popularitas Indomie di mancanegara pun kini berlanjut.

Kali ini, datang dari negeri Petrodollar, Arab Saudi.

Indomie
Indomie (kontan.co.id)

Ternyata, brand mie instan kenamaan asal Indonesia itu juga amat diminati di Arab Saudi.

Diluncurkan di Indonesia pada tahun 1972, mie yang cepat dan enak ini dibawa ke Kerajaan pada tahun 1986.

Dipopulerkan oleh pekerja rumah tangga Indonesia yang mendambakan cita rasa rumah, harga yang terjangkau dan rasa yang unik dengan cepat memberikan mie tersebut status yang hampir seperti ‘pemujaan’ di kalangan orang Saudi dan ekspatriat sama.

Popularitas Indomie di Kerajaan akhirnya mengarah pada pembangunan tiga pabrik di Arab Saudi untuk memenuhi permintaan produk yang tinggi.

Baca juga: INILAH Jenderal Min Aung Hlaing Pimpin Kudeta Myanmar, Dikenal Juga Otak Penindakan Etnis Rohingya

Baca juga: Fakta Baru Angel Sepang, Simpanan Pejabat Sejak Usia 16 Tahun, Hamil Dapat Uang 1 Miliar & Fortuner

Baca juga: Lekuk Tubuh Zaskia Gotik Saat Pegang Stik Golf dan Rok Mini Jadi Sorotan Netizen, Suami: Lumayanlah

Dikutip dari laman Kontan.co.id, pabrik utama Indomie di Jeddah, yang terbesar di kawasan MENA, memproduksi hingga 2 juta bungkus sehari di Jeddah saja, sejak dibuka pada tahun 1992.

Pekerja rumah sakit Sarah Al-Suqair mengatakan kepada Arab News bahwa Indomie telah menjadi bagian integral dari dapur Saudi, dan menyiapkan dan makan mie tidak hanya dilakukan di rumah.

“Saya ingat saat cangkir Indomie sedang menggila di sekolah, dan ada banyak piala Indomie yang ditukar dengan uang, mainan, pernak-pernik, video game dan film, atau bahkan bantuan seperti mengerjakan PR,” katanya.

Al-Suqair juga menceritakan cara-cara liar di mana siswa menyiapkan cangkir instan di sekolah, dengan sedikit akses ke air mendidih yang diperlukan untuk membuat sup.

“Saya ingat beberapa teman sekelas saya diskors karena menyelinap ke laboratorium kimia dan mencoba menggunakan pembakar Bunsen untuk merebus air untuk mi,”

“Trik favorit lainnya adalah dua siswa memasuki ruang guru,”

“Di mana salah satu dari mereka akan mengalihkan perhatian guru dengan sesuatu yang kasar sementara yang lain diam-diam mencoba menyelinap air dari ketel mereka,” katanya.

Baca juga: Dua Terdakwa Kasus Korupsi Aspal Tebo Minta Dibebaskan

Baca juga: TERKUAK! Penyebab Militer Myanmar Sampai Kudeta Pemerintahan Aung San Suu Kyi, Berawal dari Pemilu

Baca juga: Belasan Mobil Dinas DPRD Muarojambi Akan Dilelangkan

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved