Liputan Khusus
Sejumlah Stadion di Jambi, Dibangun Bagus Tapi Kurang Perawatan
Kondisi yang lebih mengenaskan tampak pada Stadion Serunai Baru Bungo. Kondisinya jauh dari kata terawat.
Kondisi yang lebih mengenaskan tampak pada Stadion Serunai Baru Bungo. Kondisinya jauh dari kata terawat.
TRIBUNJAMBI.COM – Sejumlah stadion yang dibangun oleh sejumlah pemerintah daerah di Provinsi Jambi terkesan tampak “wah” saat akan digelar event.
Sementara, di luar itu stadion terkesan dirawat seadanya. Lebih-lebih kondisi lapangan sepak bola di dalamnya.
Gemar membangun tapi tak pandai merawat. Anggaran pun jadi kambing hitam.
Minimnya anggaran diakui Wakil Ketua KONI Kabupaten Tanjabbar, Husaini.
"Kalau membangun itukan sebetulnya mudah, tapikan pemeliharaan ini yang butuh biaya besar. Karena kita merawat ini banyak yang perlu dirawat, sementara anggaran pemeliharaan kita ya tahu sendiri minim," ujarnya kepada Tribun pekan lalu.
Kabupaten Tanjung Jabung Barat memiliki Stadion Karya Bhakti yang dibangun pada tahun 2011 silam.
Pembangunan dengan skema tahun jamak itu menelan anggaran sekitar Rp15 milar. Ini pun untuk pembangunan awal.
Husaini bilang, pembangunan tersebut rampung pada 2012. Mengenai anggaran pemeliharaan ia mengakui biayany jauh lebih kecil dibandingkan dengan biaya pembangunan.
Padahal, ia menilai seharusnya justru lebih besar biaya pemeliharaan ketimbang anggaran pembangunan.
Ia memerinci, di tahun 2020 hanya ada anggaran sekitar Rp150 juta. Itu pun digunakan untuk perbaikan atap yang rusak disapu angin kencang. Kemudian pada 2021 ini dianggarkan sekitar Rp90 juta.
"Yang tahun ini itu aja paling untuk ngecat, itu pun paling kurang. Jadikan seharusnya perhitungan anggaran pemeliharaan itu mestinya besar. Supaya lapangan kita bagus," sebutnya.
Amatan Tribun Sabtu (30/1), stadion ini secara umum dalam kondisi baik. Hanya saja memang perlu adanya pengecatan ulang. Di sisi lain, area parkir stadion juga tak jembar.
Terkait kondisi lapangan Husaini bilang meski bisa digunakan tapi ada beberapa hal yang harus diperbaiki.
"Untuk kondisi lapangan masih bagus. Rumput juga terawat. Tapi kalau kita lihat lebih lagi, permukaan lapangan ini beberapa ada yang bergelombang karena sudah hampir 9 tahun tidak ada pemeliharaan buat permukaan dan rumput lapangan yang ada pemeliharaan stadion saja," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/stadion-serunai-baru-bungo-tak-terawat.jpg)