Selasa, 21 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Renungan Kristen

Renungan Harian Kristen - Tuhan Selalu Melindungi

Bacaan ayat: Mazmur 16:1-2 (TB) - "Miktam. Dari Daud. Jagalah aku, ya Allah, sebab pada-Mu aku berlindung. Aku berkata kepada TUHAN: "Engkaulah Tuhank

Editor: Suci Rahayu PK
ist
Ilustrasi berdoa 

Tuhan Selalu Melindungi

Bacaan ayat: Mazmur 16:1-2 (TB) - "Miktam. Dari Daud. Jagalah aku, ya Allah, sebab pada-Mu aku berlindung.
Aku berkata kepada TUHAN: "Engkaulah Tuhanku, tidak ada yang baik bagiku selain Engkau!"

Oleh Pdt Feri Nugroho

Pdt Feri Nugroho
Pdt Feri Nugroho (Instagram @ferinugroho77)

Rompi anti peluru, dibuat dalam rangka melindungi seorang tentara dari serangan musuh ketika ia berada di medan perang.

Kesadaran akan adanya ancaman dan bahaya yang dapat berujung pada kematian seorang tentara, telah menginspirasi pengembangan alat pelindung yang ringan dan tidak membebani.

Bukan hanya rompi anti peluru sebagai pelindung, semua kendaraan tempur didesain sedemikian rupa dalam rangka melindungi penggunanya dari serangan pihak musuh yang menyerang.

Seiring berlalunya waktu, ketika diperhadapan berbagai ancaman yang berbeda-beda, perlengkapan tempur para tentara dibuat semakin canggih.

Dikolaborasikan dengan berbagai strategi perang yang dirancang, berbagai alat perlindungan semakin efektif dipergunakan untuk memenangkan sebuah pertempuran.

Baca juga: Renungan Harian Kristen - Mempercayakan Kehidupan Kepada Tuhan

Idenya sama, bagaimana melindungi diri dari ancaman dan bahaya yang seringkali tidak terduga datangnya.

Dengan pelindung diri, seorang tentara akan lebih percaya diri maju ke medan laga.

Tentu dengan tetap memakai strategi yang sudah dirancang sebaik mungkin.

Musuh utama kehidupan kita adalah si jahat. Sejak semula tujuannya adalah membuat manusia berpaling dari Tuhan tanpa disadari.

Cara terhalus sampai dengan terkasar, telah dipakai oleh si jahat untuk memperdaya manusia. Si jahat kaya dengan strategi.

Dari berhadapan langsung untuk melakukan kejahatan, sampai bisikan halus yang menyamar sebagai kebenaran dipakai sebagai strategi yang handal sehingga banyak orang dengan senang hati memberontak kepada Allah.

Strategi umumnya, mencari kelemahan manusia. Manusia sangat rentan dengan harga diri dan keinginan.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved