Selasa, 19 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Kerinci

Petani di Kerinci Mengeluh Mahalnya Harga Pupuk Subsidi

Petani di Kabupaten Kerinci akhir-akhir ini mengeluhkan hal itu. Mereka mengeluh harga pupuk subsidi yang saat ini jauh lebih mahal dari biasanya.

Tayang:
Penulis: Herupitra | Editor: Rian Aidilfi Afriandi

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Pupuk bersubsidi selalu menjadi persoalan bagi para petani di setiap musim tanam. Mulai dari kelangkaan hingga persoalan harga yang jauh di atas Het.

Petani di Kabupaten Kerinci akhir-akhir ini mengeluhkan hal itu. Mereka mengeluh harga pupuk subsidi yang saat ini jauh lebih mahal dari biasanya.

Seperti yang dilontarkan oleh Saleh seorang petani asal Kerinci. Ia mengatakan, bahwa saat ini harga pupuk subsidi cukup mahal.

Baca juga: Satu Nakes Terpapar Covid-19, Pelayanan Puskesmas di Rimbo Bujang Tutup Sementara

Baca juga: Perjuangan Ayu Dewi Bertemu Arya Saloka, Begitu Ketemu Senyumnya Merekah

Baca juga: Sosok Asli Abu Janda Akhirnya Dibongkar Mantan Wakil Kepala BIN : Kesimpulan Saya Dia Penyusup

Untuk pupuk urea saat ini di jual dengan harga Rp 250 per karung, biasa harga enceran hanya Rp 130 ribu per karung. Sementara untuk pupuk Sp 36 dijual dengan harga Rp 350 ribu, sebelumnya harga encaran hanya Rp 160 ribu perkarung.

"Jadi kami sangat mengeluh dengan mahalnya harga pupuk subsidi ini," ungkapnya.

Bukan hanya mahal tambahnya, pupuk subsidi juga sulit didapatkan. Sehingga banyak petani yang terpaksa membeli pupuk non subsidi yang tentunya jauh lebih mahal.

"Kondisi ini tentu sangat memberatkan kami para petani," keluhnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved