Jumat, 8 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Bungo

Harga Telur di Bungo Melambung Tinggi, Dinas Peternakan dan Perikanan Kumpulkan Peternak Beri Ini

Harga embako khusunya telur di Kabupaten Bungo melonjak tinggi. Dinas Peternakan dan Perikanan Bungo mengumpulkan peternak.

Tayang:
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Duanto AS
Tribun Jambi/Darwin Sijabat
Harga Telur di Bungo Melambung Tinggi, Dinas Peternakan dan Perikanan Kumpulkan Peternak. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Harga embako khusunya telur di Kabupaten Bungo melonjak tinggi. Dinas Peternakan dan Perikanan Bungo mengumpulkan peternak.

Melonjaknya harga Sembako dalam beberapa waktu terakhir membuat Pemerintah Kabupaten Bungo melalui Dinas Peternakan dan Perikanan berpikir keras.

Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dengan menampung dan menyerap produk hasil ternak untuk dipasarkan di Kabupaten Bungo.

Sebab Sembako yang dijual di Kabupaten Bungo didatangkan dari luar kabupaten seperti Payakumbuh Provinsi Sumatera Barat, Curup Provinsi Lampung dan lainnya.

Kepala Bidang Peternakan, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bungo, Enggar Triwahyudi menyebutkan pihaknya mengumpulkan peternak guna mencari solusi tinggi nya harga jual telur dipasaran.

Sehingga dengan mengumpulkan peternak di Kabupaten Bungo diharapkan nantinya dapat mengurangi panjang rantai transaksi sebelum dijual ke masyarakat.

Sebab berdasarkan pantauan tribunjambi.com dilapangan, harga jual telur di Pasar Tradisional Modern (PTM) Muara Bungo seharga Rp 46 ribu hingga 52 ribu per karpetnya. Sementara untuk harga di tingkat petani saat ini dijual dari harga Rp 40 ribu hingga Rp 42 ribu.

"Kita sengaja mengumpulkan peternak ayam petelur yang ada di Kabupaten Bungo untuk rembuk bersama mencari solusi permasalahan harag yang melambung tinggi," katanya.

Dia juga mengungkapkan, Pemerintah k
Kabupaten Bungo akan mendirikan toko yang dibawah naungan beberapa dinas akan menampung produk hasil ternak berupa telur.

Sehingga dari toko KPID tersebut diharapkan dapat dirasakan peternak yang menikmati hasilnya dengan mensuplai produknya.

Dia juga mengapresiasi peternak di Kabupaten Bungo yang telah dua langkah didepan. Sebab dengan teknis masing masing yang bermodalkan keinginan dan keberanian dapat mengembangkan usaha bidang ternak.

Dia juga mengakui sejauh ini tanpa bantuan dari pemerintah telah mampu mendirikan usaha untuk menyanggupi kebutuhan pangan khususnya telur dipasar.

Kedepannya, dia bertekad akan adanya penambahan populasi ternak di Kabupaten Bungo dengan dukungan semua pihak termasuk peternak.

"Kita ingin grafik populasi ternak di Kabupaten Bungo meningkat. Sehingga kebutuhan telur dapat terpenuhi,"

Sementara Supriyadi, Kepala Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bungo menyebutkan bahwa kehadiran peternak merupakan pengendali ekonomi dan inflasi.

Dia menegaskan, toko tersebut tidak seperti biasanya yang selalu diadakan saat insidentil seperti hari besar keagamaan. Namun akan buka sepanjang hari selama stok yang disediakan per hari nya masih tersedia.

"Kami mengajak peternak bergabung dan membangun kekuatan untuk Kabupaten Bungo," ujarnya.

Dia menambahkan, produk yang dijual dalam toko tersebut berupa beras, minyak, tepung gula yang akan dipasok dari Perum Bulog. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)

Baca juga: Promo Giant Hari Ini 26 Januari 2021, Roti Jumbo Daging Buah Susu Minyak Gula Beras Detergen Snack

Baca juga: Berubahnya Gaji PNS 2021? BKN Keluarkan Kebijakan Penyetaraan Jabatan ASN, Simak Update Gaji PNS

Baca juga: Aktifitas Idham Azis Setelah tak Jadi Kapolri, Benarkah Bakal Ikuti Jejak Tito Karnavian?

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved