Breaking News:

China Tertipu, Ternyata Joe Biden Lebih Berbahaya dari Trump, Rencana Mengerikannya Ini Terbongkar

Hubungan China dan Amerika Serikat semakin memanas setelah Joe Biden dilantik sebagai Presiden AS menggantikan Donald Trump.

Editor: Teguh Suprayitno
AP/Paul Sancya
Presiden Joe Biden dikabarkan bakal menggalang kekuatan besar dari sekutunya untuk menekan China. 

China Tertipu, Ternyata Joe Biden Lebih Berbahaya dari Trump, Rencana Mengerikannya Ini Terbongkar

TRIBUNJAMBI.COM - Hubungan China dan Amerika Serikat semakin memanas setelah Joe Biden dilantik sebagai Presiden AS menggantikan Donald Trump.

Joe Biden punya pekerjaan berat menghadapi kekuatan China yang kini berkembang pesat.

Sejak dilantik secara resmi menjadi Presiden Amerika Serikat menggantikan Donald Trump, Joe Biden harus membuat sebuah keputusan besar dalam kebijakan luar negerinya.

Termasuk hubungan panas dengan China dalam beberapa waktu terakhir.

Baru-baru ini, Presiden AS Joe Biden dikabarkan akan menggunakan sekutu supernya di seluruh dunia untuk menekan China agar mengakhiri strategi konfrontasinya.

Baca juga: Umat Islam Harus Bagaimana? Joe Biden Resmi Hapus Muslim Ban di Amerika, Ini yang Akan Terjadi

Baca juga: Baru Sehari Jadi Presiden AS, Joe Biden Sudah Buat Israel Ketakutan, Bisa Lenyap Gegara Rencana Ini

Hal tersebut diungkapkan oleh mantan Duta Besar AS John B. Emerson.

Dikutip dari laman Kontan.co.id melansir Express.co.uk, Emerson mengatakan Biden akan memanfaatkan sekutunya di seluruh dunia untuk membuat China "bermain sesuai aturan".

Emerson berpendapat bahwa sudah terlambat untuk mendekati negara adidaya timur dengan tangan yang lembut dan sebaliknya mendukung untuk menekan negara itu dengan lebih agresif untuk mengatasi masalah global seperti perubahan iklim.

Kapal perusak milik Angkatan Laut AS yang dilengkapi misil kendali, USS Higgins. Kapal ini menjadi satu dari dua kapal militer AS yang dilaporkan terlihat berlayar di wilayah Laut China Selatan, Minggu (27/5/2018).
Kapal perusak milik Angkatan Laut AS yang dilengkapi misil kendali, USS Higgins. Kapal ini menjadi satu dari dua kapal militer AS yang dilaporkan terlihat berlayar di wilayah Laut China Selatan, Minggu (27/5/2018). (SCMP/US NAVY)

Mantan duta besar AS untuk Jerman itu menambahkan bahwa India juga akan menjadi sasaran pendekatan baru ini.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved