Breaking News:

Penyebab Ikan Cupang Mati Mendadak, Bisa Karena Pola Makan yang Buruk

Setelah berjuang untuk merawat ikan cupang dalam waktu yang tidak sebentar dan melihatnya mati tiba-tiba, kamu mungkin merasa amat kecewa.

Editor: Nurlailis
SHUTTERSTOCK/BANNOKSTOCKPHOTO
Ilustrasi ikan cupang di akuarium.(SHUTTERSTOCK/BANNOKSTOCKPHOTO) 

TRIBUNJAMBI.COM - Simak penyebab ikan cupang mati mendadak.

Setelah berjuang untuk merawat ikan cupang dalam waktu yang tidak sebentar dan melihatnya mati tiba-tiba, kamu mungkin merasa amat kecewa.

Ketika ikan cupang milikmu mati mendadak, kamu pasti bertanya pada diri sendiri "mengapa ikan cupang saya mati tiba-tiba?

Baca juga: 5 Kesalahan Pemula Saat Memelihara Ikan Cupang, Jangan Tergiur Harga Murah

Baca juga: Cara Perawatan Khusus untuk Ikan Cupang yang Sudah Tua, Sediakan Banyak Dedaunan

Mengenai ikan cupang yang mati, terlebih mati mendadak, alasannya bisa di luar kendalimu, bisa juga tidak.

Jika ikan cupangmu mati mendadak, maka pastikan kamu membaca artikel ini untuk mengetahui penyebabnya, sehingga tidak melakukan kesalahan yang sama lagi, dikutip dari beberapa sumber, Senin, (25/1/2021).

1. Air untuk ikan cupang tidak diolah

Jika kamu belum mengolah air keran atau air ledeng dengan deklorinator sebelum menambahkannya ke akuarium, kamu akan menjatuhkan hukuman mati untuk cupangmu, dan makhluk hidup lainnya.

Dechlorinator atau deklorinasi merupakan produk yang sangat efektif untuk menetralkan kadar klorin yang ada pada air ledeng.

Klorin dalam air dirancang untuk membunuh bakteri apa pun, sehingga aman untuk diminum. Namun, ini juga membunuh ikan cupang serta bakteri menguntungkan di dalam akuarium.

Ilustrasi ikan cupang di akuarium.
Ilustrasi ikan cupang di akuarium. (SHUTTERSTOCK/PANPILAI PAIPA)

2. Tidak membiarkan cupang beradaptasi

Jika kamu tidak memberi waktu kepada ikan cupangmu untuk menyesuaikan diri dengan pH dan suhu akuarium barunya, guncangan berikutnya pada sistemnya sering kali bisa berakibat fatal.

Untuk menyesuaikan diri ikan cupang ketika dipindahkan, kamu harus membuka kantong yang telah diangkut dan mengapungkannya di air. Setelah terapung sekitar 10-15 menit, kamu harus menambahkan sedikit air akuarium. Terus lakukan ini setiap 10 menit selama 45 menit hingga satu jam.

Ini akan memberi cupangmu banyak waktu untuk beradaptasi dengan parameter baru, dan ia tidak akan mati mendadak karenanya.

3. Membiarkan makanannya di dalam akuarium terlalu lama

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved