Tribun Wiki

Dorong Masyarakat Budidaya Lebah Madu, Kapolres Merangin Siapkan 100 Kotak Indukan

Madu dipercaya oleh Masyarakat untuk berbagai obat, apalagi dikala pandemi Covid-19 yang tengah melanda saat ini.

Penulis: Muzakkir | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Muzakkir
Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy P saat meninjau lokasi budidaya lebah madu. 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Akhir-akhir ini, masyarakat Provinsi Jambi khususnya Kabupaten Merangin banyak mengkonsumsi madu lebah.

Madu dipercaya oleh masyarakat untuk berbagai obat, apalagi di kala pandemi Covid-19 yang tengah melanda saat ini.

Madu yang dikonsumsi warga beragam, mulai dari madu lebah hutan, madu Sialang bahkan madu budidaya.

Baca juga: Harga Mobil Baru New Honda Mobilio Januari 2021 Naik, Harga Mulai Rp 200 Jutaan

Banyaknya minat masyarakat untuk mengkonsumsi madu membuat harganya melambung tinggi. Perkilogramnya mencapai ratusan ribu rupiah.

Melihat peluang bisnis yang begitu menjanjikan ini membuat Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan mendorong masyarakat untuk membudidayakan lebah ini.

Saat ini Kapolres Merangin telah menyiapkan 100 kotak indukan lebah untuk diberikan kepada masyarakat Merangin.

Baca juga: VIDEO Mengenal Sosok Dayana Gadis Kazakhstan yang Ajak Fiki Naki Menikah

"Rencana setiap kecamatan bahkan desa kita berikan bantuan indukan lebah ini," kata Andy kemarin.

Dari 100 kotak yang sudah disiapkan tersebut, saat ini baru satu desa yang baru diberikan bantuan, yaitu Desa Muaro Panco Barat Kecamatan Renah Pembarap Kabupaten Merangin.

Dijelaskan Kapolres, upaya yang dilakukan ini untuk mendorong percepatan ekonomi kreatif. Selain itu, ini juga bertujuan agar masyarakat tidak ketergantungan dengan kegiatan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Baca juga: Viral Driver Ojol Dibayar Pakai Voucher Minimarket Rp 100 Ribu karena Uang Penumpang Kurang

"Program ternak lebah ini merupakan upaya Polres Merangin dalam menciptakan ekonomi kreatif sebagai solusi dalam mengatasi Peti dan dampak dari Pandemi Covid 19," jelas Andi.

Program yang diberi nama Pokdar Kambinmas MADU (Mandiri, Antisipatif, Disiplin dan cinta Lingkungan) ini diharapkan didukung oleh Kapolsek, Babinsa, anggota Polri dan seluruh masyarakat.

"Target kita tidak muluk-muluk. Jika berhasil, petani bisa mengembangkan dengan cara menambah kotak lagi," kata Andy.

Budidaya lebah madu di Merangin.
Budidaya lebah madu di Merangin. (Tribunjambi/Muzakkir)

Kepala Desa Muaro Panco Barat Halib Mawardi menyebut jika dirinya dan masyarakat sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Kapolres Merangin. Katanya, kegiatan ini sangat diperlukan oleh masyarakat.

"Terimakasih Kapolres Merangin," kata Halib.

Menurut Halib, pihaknya telah menyiapkan 1,5 hektar lahan untuk budidaya lebah ini. Dan ini merupakan lahan warga yang dipinjam secara sukarela.

"Mudah-mudahan bisa memberikan manfaat bagi kelompok budidaya dan masyarakat luas. Karena madu ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat," imbuhnya.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved