Rabu, 8 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Ahli Medis Memperingatkan Masih ada Risiko Terpapar Covid-19 Meski Telah Disuntikkan Vaksin

"Setelah divaksin pun masih ada risiko terinfeksi. Hanya saja jika memang terinfeksi, akan lebih aman karena sudah punya antibodi," ungkap Tonang kepa

Editor: Muuhammad Ferry Fadly
Rara khushshoh
Vaksin corona Sinovac 

TRIBUNJAMBI.COM - Hal itu diungkapkan dokter yang menangani Covid-19 sekaligus Jubir Satgas Covid-19 RS Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, dr Tonang Dwi Ardyanto.

Namun, Dokter Tonang menyebut vaksin Covid-19 dapat menurunkan tingkat gejala akibat infeksi virus tersebut.

"Setelah divaksin pun masih ada risiko terinfeksi. Hanya saja jika memang terinfeksi, akan lebih aman karena sudah punya antibodi," ungkap Tonang kepada Tribunnews.com, Kamis (21/1/2021).

Baca juga: Deretan Kasus Orangtua Digugat oleh Anak kandung, Semua Karena Harta

Baca juga: Cinta - Ramalan Zodiak Hari ini, Taurus Kamu Perlu Menjaga Cintamu Tetap Indah dan Tidak Membosankan

Baca juga: Doa Setelah Sholat Tahajud, Lengkap dengan Niat Serta Tata Caranya

Tonang menyebut kedisiplinan akan protokol kesehatan tetap harus dilakukan orang yang telah disuntik vaksin.

"Setelah divaksin, tetap disiplin. Itu yang sedang dikampanyekan," ungkap Tonang.

Kasus terinfeksi Covid-19 setelah divaksin disebut Tonang sama halnya dengan kasus terinfeksi Covid-19 lebih dari sekali.

"Sebagaimana orang yang pernah kena Covid, masih bisa terinfeksi Covid lagi."

"Bedanya, orang yang pernah kena Covid-19 kalau terkena lagi, gejalanya ringan atau bahkan tanpa gejala."

"Seperti orang diberi vaksin, masih tetap ada risiko untuk kena, tapi kalau pun kena, sudah punya antibodi, sehingga mencegah timbulnya gejala," jelas Tonang.

Pembentukan Antibodi Perlu Waktu

Lebih lanjut Tonang menjelaskan, tidak serta merta orang yang sudah divaksinasi akan langsung memiliki kekebalan dari virus corona ini.

Setidaknya, tubuh membutuhkan 28 hari untuk menciptakan antibodi maksimal sebagai proteksi.

"Dilaporkan di penelitian ilmiah, sekitar hari ke-12 setelah suntikan (vaksin) pertama, baru mulai terbentuk antibodi, tapi masih sedikit sekali."

"Ibaratnya baru membuat cetakannya, purwarupanya," ungkap Tonang.

Tonang menjelaskan, di hari ke-14 dosis vaksin kedua Covid-19 akan disuntikkan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved