Selasa, 14 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Niat dan Tata Cara Sholat Dhuha, Lengkap dengan Waktu Serta Keutamaannya

Shalat Dhuha adalah ibadah dalam Islam yang masuk dalam kategori sunah Berikut tata cara sholat Dhuha yang Tribunnews kutip dari laman fatwatarjih.o

Editor: Muuhammad Ferry Fadly
pixabay
Ilustrasi Sholat 

TRIBUNJAMBI.COM - Tidak hanya bisa dierjakan seorang diri, Shalat Dhuha ternyata juga bisa dilakukan secara berjamaah.

Shalat Dhuha adalah ibadah dalam Islam yang masuk dalam kategori sunah.

Berikut tata cara sholat Dhuha yang Tribunnews kutip dari laman fatwatarjih.or.id.

1. Dikerjakan pada saat matahari sudah naik kira-kira sepenggal atau setinggi tonggak

Maksudnya sholat Dhuha tidak dikerjakan pada waktu matahari baru terbit.

Berakhirnya waktu Dhuha yakni menjelang masuk waktu zhuhur (Berdasarkan HR. Muslim dari Ummu Hani’).

Dalam Jadwal Waktu Sholat, waktu dhuha dimulai sekitar setengah jam setelah matahari terbit (syuruq).

2. Dilaksanakan sebanyak:

a. Dua rakaat (berdasarkan HR. Muslim dari Abu Hurairah).

b. Empat rakaat (berdasarkan HR. Muslim dari ‘Aisyah).

c. Delapan rakaat dengan melakukan salam tiap dua rakaat (berdasarkan HR. Abu Daud dari Ummu Hani’).

d. Boleh dikerjakan dengan jumlah rakaat yang kita inginkan.

Shalat Dhuha dapat dilakukan dengan jumlah rakaat sesuai keinginan berdasar hadis:

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي الضُّحَى أَرْبَعًا وَيَزِيدُ مَا شَاءَ اللَّهُ. [رواه مسلم]

Artinya: 'Diriwayatkan dari ‘Aisyah, ia berkata; Rasulullah saw mengerjakan shalat dhuha empat rakaat dan adakalanya menambah sesukanya.' (HR. Muslim).

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved