Mantan Menteri Jokowi Ini 'Diramal' Bakal Jadi Kandidat Capres 2024, Cocok dengan AHY, Siapa Dia?
Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang merepresentasikan Pulau Jawa dan Pulau Sulawesi dianggap sebagai paket yang paling ideal.
Mantan Menteri Jokowi Ini 'Diramal' Bakal Jadi Kandidat Capres 2024, Wakili Sulawesi Cocok dengan AHY, Siapa Dia?
TRIBUNJAMBI.COM, MAKASSAR – Isu Pilpres 2024 mulai menghangat sejak beberapa bulan lalu, meski agenda lima tahunan itu masih jauh.
Beberapa nama tokoh seperti Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Agus Harimurti Yudhoyono putra SBY hingga Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan digadang-gadang akan menjadi kandidat kuat.
Bahkan, tokoh wakil dari daerah timur Indonesia disebut-sebut punya peran besar untuk kemenangan Pilpres 2024 mendatang.
Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang merepresentasikan Pulau Jawa dan Pulau Sulawesi dianggap sebagai paket yang paling ideal di Pilpres mendatang.
Baca juga: Pandji Kena Masalah Gegara Sebut FPI, Denny Siregar: Hati-hati Lho, Nanti NU & Muhammadiyah Marah!
Pasalnya, paket Jawa-Sulawesi dinilai merepresentasikan kawasan barat dan timur Indonesia sehingga semua rakyat merasa terwakili.
Paket seperti ini sudah terbukti dan selalu memenangkan Pilpres sejak pemilihan langsung dilaksanakan tahun 2004 silam.
Periode pertama SBY dan Jokowi yang menggandeng Jusuf Kalla, salah satu bukti paket ideal kemenangan Pilpres sebelumnya.
Direktur Eksekutif PT Indeks Politica Indonesia, Suwadi Idris Amir menyebutkan paket Pulau Jawa-Sulawesi secara analisis geopolitik memiliki kans yang lebih besar dibanding simulasi paket lainnya.
“Indonesia Timur memiliki kantong 16 persen suara pemilih.
"Dan Sulawesi Selatan masuk urutan ke 8 DPT terbesar di Indonesia.
"Karenanya SDM yang mewakili Sulsel di kancah nasional selalu mewarnai pemerintahan di tingkat nasional sejak Indonesia merdeka,” ulasnya.
Menurut peneliti senior ini, paket SBY-JK dan Jokowi-JK adalah bukti nyata potensi kemenangan simulasi paket Jawa-Sulawesi dalam pertarungan Pilpres sebelumnya.

IPI meyakini salah satu tokoh asal timur Indonesia yang berpeluang untuk bertarung di Pilpres mendatang adalah Andi Amran Sulaiman.
“Saya melihat bahwa calon-calon presiden dari Pulau Jawa akan kembali mengikuti pola SBY dan Jokowi untuk mencari figur dari Indonesia Timur," ujarnya.
"Kalau benar Amran Sulaiman betul-betul dipilih oleh masyarakat timur untuk mewakili Kawasan timur Indonesia,
maka dua figur yang paling tepat untuk menemani beliau adalah Ganjar Pranowo dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY),” tegasnya, via rilis ke tribun.
Terpisah, Direktur PT General Survei Indonesia, Herman Lilo menyebut wajar jika Amran Sulaiman didaulat oleh sejumlah akademisi sebagai figur yang tepat mewakili kawasan timur Indonesia di Pilpres mendatang.
Manuver Amran yang membongkar mafia pertanian selama menjabat Menteri adalah salah satu faktor.
Hal tersebut yang membuat kepercayaan masyarakat tumbuh terhadap pengusaha ini.
Itu belum termasuk kebijakan agraris Amran yang banyak menyasar petani miskin.
“Berdasarkan survei dari Lembaga Survei Nasional, kecenderungan masyarakat pemilih di Indonesia menginginkan figur baru dan muda yang bertarung di pilpres.
"Selain itu figur yang diinginkan adalah figur yang bersih dari korupsi dan jejak negatif masa lalu," lanjutnya.
Baca juga: Wagub DKI Buka-bukan Kewalahan Hadapi Covid-19, Kini Minta Pusat Ambil Alih, Anies Sudah Menyerah?
"Kemudian memiliki prestasi hebat terhadap negara. Kriteria ini dimiliki semua oleh Andi Amran Sulaeman,” tandas Herman, Selasa (19/1/2021).
“Persoalan sosiologikal meski memiliki pengaruh tetapi berdasarkan kemajuan demokrasi," kata Herman.
"Untuk pilpres, pemilih lebih menggunakan rasional choice atas nama kehendak bebasnya,” tutupnya. (*)
Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Menteri Era Jokowi-JK, Andi Amran Sulaiman 'Diramal' Lembaga Survei Peluang Kandidat Capres RI.