Sabtu, 2 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Muarojambi

Siaga Empat, Debit Air Sungai Batanghari Meningkat, Warga Muarojambi Diminta Waspada

Air Sungai Batanghari bahkan sudah mulai meluap hingga menjangkau lahan-lahan perkebunan termasuk pemukiman warga yang berada dipantaran Sungai Batang

Tayang:
Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Hasbi
Debit air Sungai Batanghari meningkat, warga diminta waspada. 

TRIBUNAJMBI.COM, SENGETI - Intensitas hujan yang rutin mengguyur Provinsi Jambi belakangan ini membuat debit air Sungai Batanghari meningkat.

Air Sungai Batanghari bahkan sudah mulai meluap hingga menjangkau lahan-lahan perkebunan termasuk pemukiman warga yang berada di bantaran Sungai Batanghari.

Hal ini diakui Plt Kepala BPBD Muarojambi Firdaus.

Baca juga: Karen Nijsen Puji Gading Marten yang Bungkam Soal Kasus Video Syur Gisel: Dia Berhati Emas

Baca juga: Macet Panjang di Jalan Desa Siau Tanjabtim, Jalan Siau-Lambur Bisa Alternatif untuk Ditempuh

Baca juga: VIDEO Detik-detik Penjemputan Paksa Kadis Perkim Kota Sungai Penuh oleh Kejari

"Air Sungai Batanghari saat ini sudah mulai masuk ke pemukiman dan lahan-lahan pertanian warga, ketinggian debit airnya kini telah mencapai 13,60 atau telah memasuki tahapan siaga IV,"kata Firdaus Selasa (19/1/2021).

Mengenai hal itu, BPBD Muarojambi juga mengimbau agar warga nya yang berada di sepanjang pantaran Sungai Batanghari untuk selalu waspada.

"Terutama kepada masyarakat khususnya yang berada di pantaran sungai agar tetap waspada dan memantau aktivitas anak-anak agar tidak bermain dan berenang di bibir sungai Batanghari karena arus sungai saat ini sangat deras,"ungkapnya.

Ia juga menjelaskan terdapat enam kecamatan di wilayah Kabupaten Muarojambi yang langganan digenangi banjir dari luapan Sungai Batanghari.

Masing-masing kecamatan tersebut adalah Kecamatan Sekernan, Jambi Luar Kota, Maro Sebo, Taman Rajo, Kumpeh Ulu, dan Kumpeh Ilir.

"Hingga saat ini, genagan banjir sudah merendam pantaran rumah warga seperti Desa Pulau Kayu Aro, Kecamatan Sekernan dan Desa Sarang Burung, Jaluko, namun aman karena rumah disana rata-rata rumah di sana panggung, dan hanya merndam bagian bawah rumah saja,"tutupnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved