Inspirasi Bisnis
Makin Pendek Makin Mahal, Bisnis Bonsai Kelapa Makin Diminati
Penghobi bonsai kelapa di Kota Jambi akhir-akhir ini makin banyak peminatnya. Selain unik, tanaman ini juga memiliki nilai jual menggiurkan.
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Fifi Suryani
Reno mengatakan mengurus bonsai sebenarnya gampang gampang susah dibutuhkan ketelatenan dan kesabaran.
Proses pembuatan bonsai sendiri dimulai dari mengumpulkan kelapa kering sebagai bahan utamanya.
Seluruh jenis kelapa kering bisa digunakan, asalkan kondisinya masih baik. Kelapa kering ini kemudian dibersihkan sampai ke bagian batoknya, hanya menyisakan serabut di ujung saja, sebagai tempat tumbuhnya tunas.
Batok yang sudah dibersihkan, masih harus dihaluskan dan dipoles dengan vernis. Hal ini bertujuan agar batok tidak pecah ketika proses pembonsaian. Setelah itu ditaruh di air, sampai tunasnya muncul. Prosesnya bisa sampai semingguan sampai tunas agak besar dan melengkung ke atas, dan akar muncul di bawah.
Secara umum, bonsai kelapa bisa menggunakan dua media tanam, air dan tanah. Pemilihan media ini, bergantung pada fokus pengembangan akar ataupun daun yang diinginkan pemilik bonsai.
Penanaman bonsai di media tanah, biasanya dilakukan untuk mengejar tampilan indah pada daun bonsai. Setelah akar dirasa kuat dan kokoh, biasanya bagian akar akan dibentuk dan dililitkan namun tak terlalu berarti.
Sementara media air, biasanya dilakukan untuk mendapatkan tampilan akar yang lebih besar dan indah. Media ini biasanya menggunakan botol bekas air mineral, atau akuarium kaca yang diisi air di dalamnya, bonsai kelapa, diletakkan di bagian atas aquarium.
Setelah daun mulai terlihat baru dilakukan teknik sayat mawar. Yakni membuka serabut yang menutup daun dengan hati-hati dengan pisau khusus.
Selain itu, daun yang sudah tumbuh harus terus dibentuk supaya bengkok, dengan ditekuk perlahan setiap hari.
Proses ini, bisa berlangsung selama berbulan-bulan hingga bentuk daun benar-benar sudah baik dan akar sudah kuat.
Reno mengatakan harga bonsai ini tergantung jenis dan motifnya. Motif bonsai ini bermacam-macam, seperti original, berbentuk mobil, motor, burung, ikan tergantung dari yang diinginkan oleh perajin maupun pemesan.
"Dari berbagai motif ini memiliki tingkat kesulitan berbeda-beda sehingga harga jual pun berbeda," kata Reno
Ia menambahkan untuk membuat satu bonsai tidak butuh biaya besar, hanya dibutuhkan ketelatenan dan kesabaran saja karena membutuhkan waktu yang tidak sedikit dan tingkat kegagalan yang tinggi. Apa lagi untuk bonsai kelapa yang siap jual.
Reno mengatakan dia tidak hanya menjual bonsai yang sudah jadi saja, tapi juga alat pendukung membuat bonsai seperti pisau potongnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/bonsai-kelapa-milik-reno76.jpg)