Breaking News:

Berita Kota Jambi

Zumi Zola Jadi Saksi Lagi di Sidang Ketok Palu

Cekman, Parlagutan Nasution dan Tadjudin Hasan. Ketiga terdakwa merupakan mantan anggota DPRD Provinsi Jambi priode 2014- 2019. 

Tribunjambi/widyoko
Zumi Zola dihadirkan dalam persidangan melalui virtual di Pengadilan Negeri Jambi, Kamis (12/11/2020) 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Zumi Zola Zulkifli akan bersaksi dalam persidangan kasus dugaan tindak pidana korupsi suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi Tahun 2017-2018. Mantan Gubernur Jambi ini akan dimintai keterangan di hadapan majelis hakim untuk tiga terdakwa. 

Yakni Cekman, Parlagutan Nasution dan Tadjudin Hasan. Ketiga terdakwa merupakan mantan anggota DPRD Provinsi Jambi priode 2014- 2019. 

Ketiga terdakwa saat ini masih menjalani masa tahanan di Lapas Kelas IIA Jambi. Sementara, Zumi Zola sendiri menjalani masa hukuman di Rutan KPK. 

Zumi Zola dihukum atas kasus suap anggota DPRD Provinsi Jambi dan penerimaan Fee sejumlah proyek di Dinas PUPR Provinsi Jambi tahun 2017- 2018. 

Selain Zumi Zola, ada sejumlah saksi lainnya yang juga akan simintai keterangan di pesidangan yang akan digelar di Pengadilan Negeri Tpikor Jambi pada Selasa (19/1/2021). 

Yakni Erwan Malik mantan Plt Sekda Provinsi Jambi yang saat ini masih menjalani masa pidana di Lapas Kelas IIA Jambi. 

Mantan anggota Legislatif Provinsi Jambi Hasan Ibrahim, Syopian, dan Abdul Salam. Kelima saksi akan diperiksa Jaksa Penuntut Umum KPK di hadapan Majelis Hakim PN Tipikor Jambi yang diktuai Hakim Morailam Purba. 

Humas Pengadilan Negeri Jambi, Yandri Roni mengatakan proses persidangan akan digelas secara daringing. Selain terdakwa ada beberapa saksi yang akan memberikan keterangan melalui jaringan Video Converence. 

"Ada dua orang yang diambil kesaksian secara virtual, tapi lihat saja besok (Hari ini, red)," katanya Yandri Roni Senin siang. 

Cekman, Parlagutan Nasution dan Tadjudin Hasan didakwa dengan dakwaan Primer. Pasal 12 huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana juntoo Pasal 65 ayat (1) KUHPidana.

Atau dakwaan subsider Pasal 11 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana junto Pasal 65 ayat (1) KUHPidana.

Baca juga: Sinopsis Ikatan Cinta Hari Ini 18 Januari 2021, Andin Kecewa Berat dengan Aldebaran, Pergi Kesini

Baca juga: Muak Pada Trump, Publik AS Sarankan Sosok Presiden AS Itu Untuk Dibuang di Bagian Film Home Alone 2

Baca juga: Waspada Pasang, Tinggi Air Sungai Batanghari Hari Ini Mencapai 13,65 Meter

(Dedy Nurdin) 
 

--

Penulis: Dedy Nurdin
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved