Sinopsis Film

Sinopsis Mak Lampir Dikunci di Dalam Peti Mati oleh Kyai Ageng, Farida Pasha Meninggal Dunia

Simak sinopsis film Mak Lampir. Secara historis, Mak Lampir dikunci di dalam sebuah peti mati bertuliskan ayat Alquran oleh Kyai Ageng Prayogo.

Penulis: Suci Rahayu PK | Editor: Duanto AS
Youtube
Farida Pasha, pemeran Mak Lampir 

Suatu malam, di sebuah desa, beberapa warga ditemukan tewas dengan luka cakar di wajahnya, yang ternyata satu keluarga.

Kerajaan Demak yang telah menjadi kerajaan Mataram mengadakan rapat pengurus di istana Sultan.

Kaisar ingin turun tangan sendiri untuk mencari pembunuh warga - warga tersebut, namun senopatinya berkata mereka akan mengurusnya.

Adegan kemudian beralih ke pertarungan pencak silat antara beberapa pria dan seorang wanita lansia yang pandai silat di malam hari.

Wanita itu mampu diikat oleh Kyai Kanjeng istana, Syekh Ali Akbar, dan ia berbakti pada salah seorang senopati Mataram.

Senopati itu pun memerintahkan penjaga untuk menguncinya di dalam sangkar.

Ternyata, Mak Lampir telah menjelma menjadi Syekh Ali Akbar tanpa sepengetahuan siapapun.

Keesokan paginya, salah satu senopati wanita sakti membicarakan hal itu dengan bawahannya yang akrab dipanggil Nini Thowok.

Senopati itu diperintahkan untuk dibawa kepadanya.

Baca juga: Sempat Menjanda 7 Tahun, Mendadak Marshanda Ungkap Rencana Menikah Lagi, Dengan Siapa?

Tetapi seorang penjaga melaporkan bahwa wanita itu telah melarikan diri.

Kaisar kemudian memerintahkan untuk menangkapnya, hidup atau mati.

Sedangkan sekelompok anak - anak bermain gatrik di pinggiran kampung.

Tiba-tiba Mak Lampir muncul dan menangkap gatriknya di udara dan menghancurkannya.

Kemudian dia bertanya apakah salah satunya adalah putra Harun Hambali (salah satu keturunan Prayogo). Anak-anak - dan bahkan kemudian melarikan diri dari anak-anak.

Malam harinya, setelah belajar, Sembara, Bashir dan Aji sedang dalam perjalanan pulang ketika salah satu dari mereka, Bashir, mencium bau dupa.

Seekor kelelawar besar beterbangan di atas kepala mereka, sedangkan Nyi Bidara mengawasi dari balik semak - semak.

Bashir mengompol karena ketakutan, dan mereka bertiga bergegas pulang.
Mak Lampir tertawa terbahak-bahak Lampir terdengar diatas pepohonan, ikuti anak - anak tersebut.

Mereka lari ke rumah Aji untuk bersembunyi, tapi kemudian bahan tertawaan Mak Lampir berhenti, dan Bashir dan blabla pulang.

Kemudian pada tengah malam, Mak Lampir menemukan Aji dan ingin menyerang hingga kemudian dihentikan oleh Nyi Bidara.

Pertarungan bela diri Nyi Bidara dan Mak Lampir, dan terlihat jelas bahwa keduanya adalah lawan yang setara.

Mereka menghilang sebentar, dan ibunya Aji, terbangun, menanyakan kejadian apa yang terjadi di luar.

Aji bilang ada orang yang bertengkar, tapi kata ibunya dia ngawur saja.

Keesokan paginya, penduduk desa membicarakan kejadian tadi malam.

Mereka mendengar berbagai macam suara dan mencurigai apa - apa yang terjadi. Ternyata seorang wanita telah meninggal karena dicekik nenek.

Suaminya, Tuan Raisman datang ke tempat dia dirawat oleh seorang Raden di rumahnya.

Ia mengatakan kepadanya bahwa dia menemukan seorang nenek mencekik istrinya sampai mati sementara putrinya Farida takut, tetapi anehnya, aman dari Mak Lampir.

Kanjeng dan Raden pun diminta menemui Farida dan memeriksanya, karena Mak Lampir tidak bisa menyentuhnya.

Sedangkan Nyi Bidara yang dalam keadaan luka - luka di rumahnya dan meminta bantuan suaminya, Kyai Jabad.

Nyi Bidara menceritakan bahwa dia pernah bertengkar dengan Mak Lampir, dan suaminya mengetahui cerita Mak Lampir - cerita guru pertama mereka, Ki Banaspati.

Nyi Bidara Lampir Mak mengakui bahwa kekuatannya jauh lebih kuat darinya, dan mengatakan kepadanya bagaimana dia bisa dihajar begitu.

Sehari sebelumnya, ia berniat menjaga keluarga Pak Raisman dari Mak Lampir (mBok Gino adalah keturunan Prayogo) dan memberikan bala penangkal wahyu kepada Farida, namun mBok Gino menolak dan mengusir Nyi Bidara pergi.

Pada malam itu, Mak Lampir datang untuk membunuh keluarga Pak Raisman, dan dia melawannya.

Mak Lampir kali ini bersetting melawan Nyi Bidara, berubah menjadi tumbuhan menjalar raksasa yang melilit - lilitan Nyi Bidara, membuatnya babak belur.

( Tribunjambi.com /Suci Rahayu )

Baca juga: Aktris Legendaris Farida Pasha Meninggal Dunia, Ia Adalah Pemeran Mak Lampir Tahun 2000an

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved