Berita Batanghari

Pertengkaran dan Perselisihan Penyebab Perceraian di Batanghari, PA Catat 519 Perkara Dikabulkan

Perkara perceraian di Kabupaten Batanghari selama 2020 Pengadilan Agama Muara Bulian mencatat sebanyak 577 perkara.

Penulis: A Musawira | Editor: Nani Rachmaini
Musawira
PA Muara Bulian 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN- Perkara perceraian di Kabupaten Batanghari selama 2020 Pengadilan Agama Muara Bulian mencatat sebanyak 577 perkara.

Berdasarkan data yang dicatat Pengadilan Agama (PA) Muara Bulian dari awal hingga menjelang akhir tahun perkara perceraian selama 2020 yang masuk sejumlah 574 perkara kemudian diputus atau diselesaikan selama 2020 sejumlah 575 perkara.

Karena sebelumnya ada tiga perkara pada 2019 sehingga total perkara yang ditangani sebanyak 577 perkara. Saat ini masih ada tersisa dua perkara pada 2020 yang lalu.

Wakil Ketua Pengadilan Agama Muara Bulian, Nursal mengatakan sebanyak 575 perkara cerai gugat itu, 33 perkara dicabut oleh penggugat, 6 ditolak, 7 tidak diterima, 6 gugur, 4 dicoret dari register dan 519 dikabulkan.

Tercatat, ada sebanyak 93 perkara cerai talak yang digugat suami, dan cerai gugat sebanyak 291 yang digugat oleh istri.

Faktor penyebabnya lebih dominan adanya perselisihan, pertengkaran yang terjadi terus menerus dan juga faktor ekonomi.

"Usia paling dominan itu rata-rata di bawah usia 40 tahun dengan umur perkawainan 5-10 tahun,” kata Nursal, Senin (18/1/2021).

Angka itu katanya, tidak cenderung meningkat bila dibandingkan pada 2019 yang mencapai 686 perkara perceraian namun diputus sebanyak 511 perkara.

Pihaknya menilai penyebab utamanya adalah perselisihan dan pertengkaran ada juga faktor ekonomi namun tidak mencolok dari tahun sebelumnya.

“Wilayah terbanyak terdapat di Kecamatan Muara Bulian dan Kecamatan Mersam perkara yang paling dominan masuk ke Pengadilan Agama,” katanya.

Kepada masyarakat pihaknya sampaikan dalam membangun rumah tangga itu perlu dengan kesabaran, jangan dengan emosional dan jangan termakan isu dan sebagainya.

Baca juga: Jalan Utama di Perbatasan Rantau Pandan Bungo Terputus

Baca juga: Betapa Kagetnya Pelanggan PLN Ini Ketika Tagihan Listriknya Menjadi Rp 68 Juta, Biasanya Rp 500 Ribu

Baca juga: Muak Pada Trump, Publik AS Sarankan Sosok Presiden AS Itu Untuk Dibuang di Bagian Film Home Alone 2

“Bangunlah rumah tangga itu di rumah dengan keagamaan, seperti beribadah bersama-sama sehingga keakraban itu bisa terbina dalam satu rumah tangga,” tutupnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved