Breaking News:

Berita Muarojambi

Masih Kurang, Dari 1.700, Baru 224 Orang Nakes Muarojambi Sudah Divaksin.

Beberapa waktu lalu sejumlah tokoh pimpinan daerah, forkompinda dan perangkat organisasi profesi serta organisasi kemasyarakatan

Rara khushshoh
Vaksin corona Sinovac 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Beberapa waktu lalu sejumlah tokoh pimpinan daerah, forkompinda dan perangkat organisasi profesi serta organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Muarojambi telah usai melakukan vaksinasi tahap pertama.

Setelahbitu dilanjutkan vaksinasi terhadap sejumlah nakes yang tersebar di wilayah Kabupaten Muarojambi akan dilaksanakan dari tanggal 15 Januari bulan Maret 2021 secara nasional.

Dari 1.700 jumlah sasaran tenaga kesehatan Muarojambi yang telah mendapatkan e-tiket untuk vaksinasi hanya 172 orang yang sudah melakukan registrasi ulang untuk divaksin.

Hal ini disampaikan oleh Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Muarojambi Afifuddin.

"Dari jumlah data tersebut hingga hari ini Senin (18/1/21) sebanyak 224 orang yang sudah dilakukan vaksinasi, 16 ditunda dan 8 orang tidak layak,"kata Afifuddin.

Artinya dari tanggal 15-18 Januari hari ini, jumlah nakes Muarojambi yang sudah di vaksin sebanyak 13,18 persen selebihnya akan nyusul hingga batas waktu yang telah ditentukan,"jelasnya.

Menurut Afifudin, semakin cepat semua nakes Muarojambi dilakukan vaksinasi akan lebih baik.

Ia juga mengatakan, dalam pelaksanaan vaksinasi untuk semua tenaga kesehatan Muarojambi bisa lakukan di semua sebaran Puskesmas dan rumah sakit Muarojambi.

Ia juga menjelaskan, banyaknya nakes yang belum divaksin terkendala rigistrasi secara online, menunggu laporan E-tiket padahal sekarang tidak memerlukan laporan E-tiket dan bisa dilakukan secara manual.

"Bagi nakes yang sudah terdaftar bisa datang langsung ke fasilitas kesehatan setempat atau yang terdekat dengan nakes yang akan divaksin tanpa menunggu lama,"ungkapnya.

Baca juga: Di Hadapan Majelis, Ketua BPD Penapalan Akui Tak Lakukan Rapat Hasil Pilkades

Baca juga: Vaksin Covid-19 Sisa 13.560 Dosis, Dinkes Provinsi Jambi Tunggu Arahan Pusat Untuk Kabupaten/Kota

Baca juga: Catatan KKI Warsi, Lebih 11 Ribu Rumah di Jambi Terdampak Banjir pada 2020

(tribunjambi.com/ Hasbi Sabirin)

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved