Minggu, 19 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Virus Corona

Kabar Baik, Pecah Rekor Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh, Kasus Baru Terus Meningkat

Pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh hingga Minggu (17/1/2021) pecah rekor.

Editor: Rahimin
Istimewa
Ilustrasi pasien covid-19 tanpa gejala yang menjalani isolasi mandiri di RS. Kabar Baik, Pecah Rekor Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh, Kasus Baru Terus Meningkat 

Tembus Rekor

Sebagai informasi, spesimen dari seseorang dapat diambil lebih dari satu kali. Rekor Berturut-turut Rekor terkait pandemi Covid-19 di Tanah Air sebenarnya tidak hanya terjadi kemarin.

Baca juga: Penyidik KPK Butuh Keterangan Gubernur Bengkulu dan Bupati Kaur, Ungkap Kasus Suap Edhy Prabowo

Baca juga: Temuan Komnas HAM, Ada Anggota Laskar FPI Tertawa-tawa Saat Bentrok dengan Polisi

Baca juga: Detik-detik Aiptu Kifni Kawulur Tewas Tertimbun Longsor, Sempat Teriak Minta Tolong

Penambahan kasus harian Covid-19 bahkan mencatatkan angka tertinggi selama empat hari berturut-turut pada pekan yang sama.

Dari catatan Kompas.com, penambahan tertinggi awalnya tercatat pada Rabu (13/1/2021) dengan 11.278 kasus baru.

Rekor kembali tercatat pada Kamis (14/1/2021) dengan 11.557 kasus baru dan sebanyak 12.818 kasus baru pada Jumat (15/1/2021).

Keesokan harinya, Sabtu (16/1/2021), data Satgas menunjukkan terdapat 14.224 kasus baru, menjadikannya yang tertinggi selama pandemi.

Lonjakan kasus ini sebelumnya sudah diprediksi oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Budi memperkirakan, lonjakan terjadi sekitar 16-18 Januari 2021 karena libur panjang Natal dan Tahun Baru 2021.

Akan tetapi, epidemiolog dari Griffith University Dicky Budiman menilai, pemerintah tidak mengantisipasi prediksi itu dengan tepat.

Baca juga: Sempat Disebut Prostitusi Artis, Nikita Mirzani Curiga saat Hana Hanifah Beli Mobil Mewah, Ngegadun?

Baca juga: DAFTAR Negara Tertinggi Kasus Covid-19 di Asia, Indonesia Peringkat 4, Tertinggi di Asia Tenggara

Baca juga: Kisah Pemuda Bersorban Mantan Santri Dengan Wajah Penuh Tato, Hijrah & Ingin Ketemu Ibu Kandung

Sebab, menurutnya, masih terjadi pelonggaran dengan diperbolehkannya masyarakat untuk bepergian meski sudah ada prediksi lonjakan kasus.

“Jadi menurut saya strateginya tidak berbasis data, artinya akan misleading,” kata Dicky saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (16/1/2021).

Ia berpandangan, strategi 3M yang terdiri dari memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, tidak lagi bisa maksimal apabila masyarakat masih melakukan mobilitas dan interaksi serta terjadi keramaian.

Ilustrasi Virus corona
Ilustrasi Virus corona (Hendro sandi)

Dicky pun berharap pemerintah mengubah strateginya dengan langkah-langkah yang berbasis data, perkembangan penyakit, dan riset terkini.

Bila tidak ada perubahan strategi, ia menilai kondisi pandemi berpotensi lebih buruk di tiga bulan ke depan.

“Ini yang harus diperbaiki, kalau tidak, ya kita akan begini-begini aja, dan ini situasi sudah sangat serius, semua tren naik, semua indikator meningkat,” ucap dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Saat Jumlah Pasien Covid-19 yang Dinyatakan Sembuh Pecahkan Rekor"

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved