Breaking News:

Berita Tebo

Aksi Bejat Pasutri di Sungai Bengkal ke Anak di Bawah Umur Diawali Tawaran Bank Gaib ke Nenek Korban

Sepasang suami istri membawa kabur dua anak perempuan di bawah umur ternyata diawali dengan modus dapat menggandakan uang.

Penulis: HR Hendro Sandi
Editor: Rahimin
tribunjambi/hendro herlambang
Indrajit (49), dan istrinya Yanti Nuruti (39) dilimpahkan ke tahap 2, ke Kejari Tebo. Aksi Bejat Pasutri di Sungai Bengkal ke Anak di Bawah Umur Diawali Tawaran Bank Gaib ke Nenek Korban 

Aksi Bejat Pasutri di Sungai Bengkal ke Anak di Bawah Umur Diawali Penawaran Bank Gaib Kepada Nenek Korban

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Hendro Herlambang

TRIBUNJAMBI.COM, MUAROTEBO - Sepasang suami istri (pasutri) warga Simpang Semangko, Kelurahan Sungai Bengkal, Kabupaten Tebo, yang membawa kabur dua anak perempuan di bawah umur ternyata diawali dengan modus dapat menggandakan uang.

Kedua pelaku yakni Indrajit (49), dan istrinya Yanti Nuruti (39), ternyata diawali dengan menawarkan Bank Gaib kepada nenek korban.

Bank Gaib itu dapat menggandakan uang, dengan persyaratan menggunakan kain sarung dan minyak fambo yang diletakkan di rumahnya.

Baca juga: Bawa Kabur Anak di Bawah Umur, Pasutri Warga Sungai Bengkal di Jebloskan ke Penjara

Baca juga: 1.587 Nakes di Batanghari Penerima Vaksinasi Covid-19, Elfie Sebut Menunggu Droping dari Provinsi

Baca juga: Neneng Eva Anggraeni Senang dan Bangga, Siap Menerima Vaksinasi Covid-19, Pesan Ini ke Nakes

Dengan modus tersebut, kedua orang tua korban langsung datang ke rumah pelaku. Kemudian pelaku meminta kembali untuk ritual selanjutnya, dengan syarat harus membawakan kedua korban melakukan rogosukma, dan aksinya kembali gagal.

Pelaku membujuk kedua orang tua korban untuk melakukan ritual Bank Gaib, dengan membawakan syarat menyuruh kedua orang tua korban, menghadirkan RA (14) dan TM (12) ke rumah pelaku. Namun aksi itu gagal.

Setelah aksinya kembali gagal dan tumbuhnya rasa cinta kepada kedua korban, pelaku langsung membawa lari kedua RA dan TM ke dalam hutan. Untuk menghindari pencarian keluarga dan polisi, pelaku berpindah pindah dan mendirikan gubuk.

Tak hanya membawa kabur, korban sempat disetubuhi pelaku. Bukan hanya satu kali, kedua korban dilakukan persetubuhan dengan pelaku hingga puluhan kali yang secara bersamaan dengan istri pelaku.

Baca juga: KIAMAT Perang Dunia III Bisa Pecah, China Murka Ditantang AS di LCS, Biden Sebut Xi Jinping Preman

Baca juga: Nikita Mirzani Lemas Dengar Diana Dee Starlight Ditawari Adegan Video Ini Capai Rp 50 Juta: Sama Ya!

Baca juga: Ini Perintah Jenderal Idham Azis ke Anggota Saat Komjen Listyo Sigit Prabowo Calon Tunggal Kapolri

Atas bujuk rayu pelaku dan tipu muslihat pelaku, korban sempat disetubuhi pelaku sebagai bentuk ritual rogosukma.

Bahkan, dirinya melakukan persetubuhan itu bersamaan dengan istri pelaku, disebuah pondok yang dibuatnya sendiri.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved