Berita Nasional

Bupati Jember Diperiksa Tim Kemendagri, Wabup Minta Masalah di Pemkab Jember Diselesaikan

Kementerian Dalam Negeri, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur memanggil Bupati Jember Faida untuk diperiksa.

Editor: Rahimin
( Kompas.com/Screenshot)
Bupati Jember Faida saat menjadi pembicara dalam kegiatan webinar pada 25 Agustus 2020 lalu. Bupati Jember Diperiksa Tim Kemendagri, Wabup Minta Masalah di Pemkab Jember Diselesaikan 

Bupati Jember Diperiksa Tim Kemendagri, Wabup Minta Masalah di Pemkab Jember Diselesaikan   

TRIBUNJAMBI.COM - Tim gabungan dari Kementerian Dalam Negeri, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur memanggil Bupati Jember Faida untuk diperiksa.

Bupati Jember Faida diperiksa diperiksa di Kantor Inspektorat Jenderal Kemendagri pada Selasa (12/1/2021).

Wakil Bupati Jember Abdul Muqit Arief mengamini pemeriksaan FAida di Kemendagri.

Tetapi, dirinya tak tahu pasti alasan pemeriksaan bupati perempuan pertama di Jember itu. “Saya tidak tahu pastinya terkait kasus apa,” kata Muqit kepada Kompas.com via telepon, Rabu (13/1/2020).

Baca juga: Ibu Kandung di Medan Ini Tega Jual Rp 350 Ribu Kepada Pria Hidung Belang, Uangnya Beli Narkoba

Baca juga: Sejak Jadi Menteri Sosial, Risma Sering Marah dan Darah Tingginya Naik, Daripada Dimarahi Bapak

Baca juga: Kasus Video Syur Gisel Disebut Lebih Berat dari Ariel NOAH & Luna Maya, Pakar: Soalnya Dia Perempuan

Pemkab Jember mengalami kegaduhan

Muqit mengatakan, Pemerintah Kabupaten Jember sedang mengalami kegaduhan.

Hal itu terjadi akibat kebijakan bupati terkait pemberlakuan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) 2021.

Dalam SOTK terbaru itu, Faida mengangkat pejabat pelaksana tugas di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Sementara pejabat lainnya tak diberi jabatan atau demisioner. Akibatnya, terdapat dualisme pejabat baru di lingkungan Pemkab Jember.

Para ASN di lingkungan Pemkab Jember menyatakan mosi tidak percaya pada Bupati Faida, Rabu (30/12/2020).
Para ASN di lingkungan Pemkab Jember menyatakan mosi tidak percaya pada Bupati Faida, Rabu (30/12/2020). ((KOMPAS.com/BAGUS SUPRIADI))

“Misal ada satu instansi yang dipimpin oleh dua kepala dan lainnya,” tutur dia.

Berharap kepada Pemprov dan Kemendagri

Muqit berharap Pemprov Jatim dan Kemendagri bisa menyelesaikan masalah yang terjadi di Pemkab Jember.

“Kegaduhan yang terjadi di Jember tidak ada yang bisa menyelesaikan kecuali Pemprov dan pemerintah pusat,” ujar dia.

Kegaduhan di lingkungan Pemkab Jember itu tidak hanya menjadi atensi para politisi, tetapi juga masyarakat.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved