Rekomendasi Vitamin Dari Dokter Untuk Pasien Covid-19 yang Jalani Isolasi Mandiri
Pasien covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri dianjurkan dokter untuk mengkonsumsi vitamin
TRIBUNJAMBI.COM - Untuk pasien covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri dianjurkan dokter untuk mengkonsumsi vitamin.
hal tersebut guna membantu mempercepat pemulihan dan memperkuat daya tahan tubuh.
Baru-baru ini juga Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta, warga yang positif Covid-19 namun tidak bergejala demam dan sesak untuk tidak ke rumah sakit, tetapi melakukan isolasi mandiri di rumah.
Alasannya, kapasitas Rumah Sakit akan penuh untuk merawat pasien Covid-19 pasca libur panjang akhir tahun.
Kalau bapak ibu punya rumah sendiri, punya kamar sendiri lakukan di rumah dan di kamar," katanya dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, (11/1/2021).
Meski tak bergejala atau hanya merasakan gejala ringan, selama masa isolasi mandiri, masyarakat tetap disarankan menjaga kondisi kesehatan.

Berbeda dengan obat yang harus diketahui oleh dokter, masyarakat yang melakukan isolasi mandiri diperbolehkan minum vitamin sebagai meningkat kekebalan tubuh di samping makan-makanan bergizi.
Dikutip dari Pedoman Tata Laksana COVID-19 Edisi 3 yang disusun gabungan perhimpunan dokter Indonesia, ada sejumlah vitamin yang direkomendasi dokter untuk pasien Covid-19 tanpa gejala dan bergejala ringan.
- Pasien Covid-19 Tanpa gejala

Vitamin C (untuk 14 hari), dengan pilihan ;
- Tablet Vitamin C non acidic 500 mg/6-8 jam oral
(untuk 14 hari)
- Tablet isap vitamin C 500 mg/12 jam oral (selama
30 hari)
- Multivitamin yang mengandung vitamin C 1-2
tablet /24 jam (selama 30 hari),
- Dianjurkan multivitamin yang mengandung
vitamin C,B, E, Zink
Vitamin D
- Suplemen: 400 IU-1000 IU/hari (tersedia dalam
bentuk tablet, kapsul, tablet effervescent, tablet
kunyah, tablet hisap, kapsul lunak, serbuk, sirup)
- Obat: 1000-5000 IU/hari (tersedia dalam bentuk
tablet 1000 IU dan tablet kunyah 5000 IU