LONGSOR Tanah Sumedang Jawa Barat, 11 Orang Tewas Termasuk Komandan Koramil dan Pejabat BPBD

Tanah longsor menyebabkan 11 orang tewas di Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat. 11 Korban Tewas Termasuk Komandan Koramil dan Pejabat BPBD

Editor: Rohmayana
ist
Tanah longsor di wilayah Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (9/1/2021) sekitar 19.30 WIB. 11 orang tewas tertimbun. (BPBD Kabupaten Sumedang) 

Data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang per Minggu dini hari (10/1) mencatat korban luka 18 orang dan meninggal dunia 11 orang. 

Baca juga: Pengakuan Istri Pilot Sriwijaya Air SJ182, Tak Sadar Suami Beri Pesan Ini Sebelum Pesawat Jatuh

Danramil Jadi Korban Tanah Longsor

Dari jumlah meninggal, Danramil Kecamatan Cimanggung Kapt Inf Setio Pribadi.

Selain itu, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumedang juga menjadi korban meninggal dalam peristiwa tanah longsor tersebut.

Saat itu mereka berada di lokasi untuk merespon longsoran pertama.

Sementara ini, berdasarkan informasi dari BPBD, diperkirakan banyak orang masih tertimbun longsoran susulan. 

Pantauan BPBD setempat korban susulan dari petugas gabungan yang sedang melakukan evakuasi dan warga yang menonton di sekitar lokasi.

Sedangkan kerugian material, data sementara mencatat 1 jembatan dan beberapa jalan terputus akibat longsor. 

Pusat Pengendalian Operasi BNPB menerima informasi terakhir pada Sabtu (9/1) sekitar pukul 23.30 WIB hujan telah reda.

Hingga tadi malam, tim gabungan masih melakukan proses pencarian dengan menekankan keamanan dan keselamatan tim.

Kebutuhan mendesak saat ini yaitu alat berat untuk memindahkan material longsoran. 

Intensitas hujan tinggi pada Sabtu (9/1) menyebabkan kejadian bencana di beberapa titik wilayah Jawa Barat, seperti di Garut dan kawasan lain di Sumedang. 

Kabupaten Sumedang termasuk wilayah dengan potensi bahaya tanah longsor dengan kategori sedang hingga tinggi.

Berdasarkan analisis InaRISK, sebanyak 26 kecamatan teridentifikasi berpotensi bahaya dengan kategori tersebut, sedangkan luas bahaya sekitar 60.872 hektar.

Dilihat dari prakiraan cuaca Info BMKG, pada  hari ini (10/1) dan esok, kecamatan Cimanggung masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan petir.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved