Rizieq Shibab Dikabarkan Sakit di Sel Isolasi Polda Metro Jaya, Teriak dan Minta Tolong Sesak Nafas

Rizieq Shihab yang kini ditahan di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya dikabarkan dalam kondisi sakit. Pengacara Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro mengat

Editor: Suci Rahayu PK
istimewa via Tribunnews
Rizieq Shihab saat diperiksa kesehatan oleh polisi di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan. 

"Mereka pada takut semuanya. Habib Rizieq itu kan diisolasi tahanannya,

"Jadi tidak bisa berkomunikasi dan berinteraksi dengan siapapun, bahkan di depan kamar tahanannya ada CCTV," ujar Sugito.

Akhirnya kata Sugito, Dirtahti Polda Metro Jaya meminta tolong dokter dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes Polda Metro Jaya). Dokter datang pukul 22.00 WIB.

"Akhirnya Dirtahtinya datang, minta tolong Dokkes Polda Metro Jaya, itu (dokter) datang sudah pukul 22.00 WIB."

"(Penyebab sesak nafas) Habib kambuh, kaya maag akut karena mungkin asam lambungnya naik, ya mungkin karena diisolasi."

"Dia biasa berinteraksi dengan banyak orang, (sekarang) dia tidak berinteraksi dengan siapapun," jelas Sugito.

Baca juga: Berfoto Dulu di Lapas Gunung Sindur, Abu Bakar Baasyir Bebas Murni Setelah Jalani 15 Tahun Penjara

Baca juga: Kondisi Wijin Terkini Usai Gisel Minta Maaf Soal Video Syur dengan Nobu, Melaney Ricardo: Dia Kuat!

Tanpa Peralatan Lengkap

Sayangnya kata Sugito, dokter datang tanpa membawa peralatan yang lengkap.

”Dokternya datang, tapi enggak bawa oksigen. Akhirnya oksigen dibawa dari rumah di Petamburan," kata Sugito.

Sugito menyebut bahwa Rizieq kerap dipersulit mendapatkan perawatan yang maksimal di dalam penjara.

Ia menjelaskan sel isolasi yang ditempati Rizieq saat ini membuat kliennya itu sulit berkomunikasi dengan tahanan lain maupun dengan pihak polisi yang berjaga.

Hal itu lantas membuat Rizieq kesulitan mendapatkan perawatan pertama saat diketahui tengah jatuh sakit.

Sugito juga mengeluhkan birokrasi di dalam Rutan Polda Metro Jaya sangat berbelit-belit bagi Rizieq.

"Itu kan selnya sel isolasi, enggak bisa dijenguk pihak keluarga. Dan kalau pihak keluarga datang, kalau enggak ada kepentingan enggak bisa.

"Tahanan lain juga enggak bisa bantu. Enggak bisa komunikasi, seperti terisolasi," kata dia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved