Breaking News:

Berita Kriminal Jambi

Spesialis Curanmor Ini Ngaku 10 Kali Nikah Cerai dan Sudah Rasakan 5 Kali Masuk Penjara

Kepada sejumlah awak media, Selly mengaku nekat menjadi pelaku curanmor, lantaran kebiasaannya berfoya-foya dan bermain dengan wanita bayaran di hotel

Tribunjambi.com/Aryo Tondang
Unit Reskrim Polsek Jelutung berhasil meringkus A Mustafa Sally alias A Mustafa alias Sali (56) warga Simpang IV Sipin, Telanaipura, residivis kambuhan spesialis pencurian sepeda motor (Curanmor) di Kota Jambi, Senin (28/12) lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Aryo Tondang

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Unit Reskrim Polsek Jelutung berhasil meringkus A Mustafa Sally alias A Mustafa alias Sali (56) warga Simpang IV Sipin, Telanaipura, residivis kambuhan spesialis pencurian sepeda motor (Curanmor) di Kota Jambi, Senin (28/12) lalu.

Tidak tanggung-tanggung, Sally sudah lima kali keluar masuk penjara dengan kasus serupa.

Kepada sejumlah awak media, Selly mengaku nekat menjadi pelaku curanmor, lantaran kebiasaannya berfoya-foya dan bermain dengan wanita bayaran di hotel.

Dia juga mengaku, sudah 10 menyandang status duda, lantaran kebiasaan buruknya tersebut.

Baca juga: VIDEO: Rajin Blusukan di Jakarta, Risma Incar Pilgub DKI?

Baca juga: PNS di Dua Instansi Pemerintah Kabupaten Muarojambi Ini Belum Gajian

Baca juga: Paranormal ini Ungkap Dua Sosok yang Selalu Mengikuti dan Membuat Karir Ahok Bernasib Baik

"Saya sudah 10 kali nikah cerai pak, dan saya menyesalinya," kata Sally, Rabu (6/1/2021).

Kapolsek Jelutung, Iptu Aidil Munsaf, mengatakan, Sally sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak dua tahun silam.

Untuk menghindari aparat Kepolisian Sally selalu berpindah-pindah Kota, hingga melarikan diri ke luar Provinsi Jambi.

Tepat pada 28 Desember 2020, Sally kembali ke Kota Jambi, di kediamanannya. Mendapat informasi tersebut Tim Opsnal Reskrim Polsek Jelutung, langsung meringkus Sally, tanpa perlawanan berarti.

“Kasus sebelumnya dirinya ditahan di wilayah Hukum Batanghari dan saat ini kembali berulah dan kita tahan di Polsek Jelutung,” Kata Aidil, Rabu (6/1/2021).

Lebih lanjut, kata Aidil, untuk kasusnya yang saat ini, pelaku kembali diamankan lantaran nekat melakukan pencurian Sepeda motor milik Gustimal, pada tahun 2018, yang berada di kawasan Jalan Ali Hamzah, RT 08, Kelurahan Payo Lebar, Kecamatan Jelutung.

Baca juga: Chord Gitar dan Lirik Lagu Snowman - Sia, Sudah Coba Snowman Challenge?

Baca juga: Coffee Shop Dari Hati, Menambah Pilihan Destinasi Ngopi Kamu di Kota Jambi

Baca juga: Bangunan SMAN Titian Teras Muaro Bungo Belum Difungsikan, Semester Genap Ini Siswa Masih Menumpang

Disana tersangka saat itu bersama ketiga rekannya melakukan pencurian sepeda motor dengan cara mengangkat sepeda motor tersebut.

“Jadi motor yang telah dicuri oleh tersangka dijual dengan harga Rp 2,5 juta, didaerah Tangkitm dimana saat ini dari pengakuan tersangka yang kita terima penadah tersebut, sedang berada di Lapas Jambi menjalankan hukumannya,” Jelasnya.

Alhasil Sali kembali harus merasakan dinginnya jeruji besi, Dali dikenakan pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan dan diancam penjara selama 7 Tahun.

Baca juga: Gaji PNS di Tanjabbar Sudah Cair Semua

Baca juga: Begini Bedaanya Cara Merawat Motor Balap dan Motor Harian

Baca juga: Mensos Risma Blusukan, Fahri Hamzah : Staf Bu Risma Harus Kasi Tau Beda jadi Walikota dan Menteri

Penulis: Aryo Tondang
Editor: Andreas Eko Prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved