Breaking News:

Jack Ma Hilang setelah Dipanggil Pemerintah China, Kemana Dia? Alibaba Menolak Berkomentar 

Bisnis Jack Ma saat ini berada dibawah tekanan besar. Namun, co-founder Alibaba ini belum terdengar kabarnya selama berbulan-bulan.

Editor: Rohmayana
inc.com/Getty Images
Jack Ma sarankan karyawannya hubungan intim 6 kali dalam 6 hari 

TRIBUNJAMBI.COM - Jack MA dikabarkan hilang setelah memberikan komentar terhadap pemerintah China.

Bisnis Jack Ma saat ini berada dibawah tekanan besar.

Namun, co-founder Alibaba ini belum terdengar kabarnya selama berbulan-bulan.

Dikutip Tribunnews dari CNN, Jack Ma belum muncul ke publik ataupun melihatkan dirinya di unggahan media sosial, sejak Oktober lalu, lebih dari seminggu sebelum daftar pasar saham yang sangat dinanti dari afiliasi keuangan Alibaba, Ant Group, diblokir pada menit terakhir oleh pemerintah China.

Pemerintah China telah mengkritik perusahaan karena menyingkirkan saingan dari pasar dan merugikan hak konsumen.

Pendiri Alibaba, Jack Ma Sumbangkan Jutaan Masker dan Peralatan Tes untuk Afrika
Pendiri Alibaba, Jack Ma Sumbangkan Jutaan Masker dan Peralatan Tes untuk Afrika (Youtube World Economic Forum)

Baca juga: Kisah Pertemuan Jack Ma dengan Presiden Jokowi hingga Bantu Tingkatkan SDM E-Commerce indonesia

Alibaba, sementara itu, telah diperiksa di China atas dugaan monopoli.

Wall Street Journal melaporkan pekan lalu, Beijing berusaha mengecilkan 'kerajaan' Jack Ma dan berpotensi mengambil saham lebih besar dalam bisnisnya.

Hal ini disampaikan oleh pejabat China dan penasihat pemerintah yang tahu masalah tersebut.

Jack Ma bahkan absen dari final acara Africa’s Business Heroes, menurut Financial Times.

Surat kabar itu melaporkan posisi Jack Ma sebagai juri digantikan eksekutif Alibaba lainnya dalam episode terakhir.

Padahal pada 12 Oktober lalu, Jack Ma mengatakan dirinya tidak sabar bertemu para finalis selama acara final tanggal 14 November.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved